Lompat ke konten
Home » Blog » SMP – Bahasa Indonesia – Teks Deskripsi

SMP – Bahasa Indonesia – Teks Deskripsi

Materi :
Teks Deskripsi
Sub Materi :
1. Pengertian dan Tujuan Teks Deskripsi
2. Ciri-Ciri Teks Deskripsi
3. Struktur Teks Deskripsi
4. Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi
5. Jenis-Jenis Teks Deskripsi
6. Cara Menulis Teks Deskripsi yang Efektif

Pengantar Materi

Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek, peristiwa, atau tempat secara detail dan rinci, sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan, dan mengalami sendiri apa yang dideskripsikan. Tujuannya adalah memaparkan objek secara konkret dari sudut pandang penulis untuk memberikan gambaran yang jelas. Teks ini biasanya memiliki struktur yang terdiri dari identifikasi (pernyataan umum) dan deskripsi bagian.

1. Pengertian dan Tujuan Teks Deskripsi

1.1 Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi merupakan ragam teks yang isinya adalah pemaparan atau penggambaran suatu objek, tempat, atau peristiwa secara jelas dan terperinci kepada pembaca, seolah-olah pembaca ikut melihat, mendengar, mencium, merasakan, atau mengalami langsung apa yang dijelaskan.

  • Etimologi: Kata “deskripsi” berasal dari bahasa Latin describere yang berarti melukiskan atau memaparkan. Sesuai KBBI, deskripsi adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci.
  • Inti Deskripsi: Inti dari teks ini adalah penggunaan bahasa yang dapat mengaktifkan pancaindra pembaca (gambaran indrawi) sehingga kesan yang disampaikan penulis dapat diterima secara utuh dan nyata.
1.2 Tujuan Teks Deskripsi

Tujuan utama teks deskripsi adalah untuk menghadirkan kesan atau pengalaman indrawi terhadap suatu objek.

  • Menyajikan Objek: Menggambarkan bentuk objek pengamatan, sifatnya, rasanya, atau coraknya.
  • Membawa Pembaca: Membuat pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan, atau mengalami langsung objek yang dideskripsikan, menjadikannya pengalaman bersama antara penulis dan pembaca.
  • Pendalaman Karakteristik: Menguraikan ciri-ciri khusus suatu objek secara mendetail, baik itu karakteristik fisik maupun non-fisik (suasana, perasaan).

2. Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Ciri-ciri teks deskripsi dapat dilihat dari tiga aspek utama: tujuan, objek, dan isinya.

2.1 Berdasarkan Tujuan

Teks deskripsi menggunakan bahasa untuk “melukiskan” objek agar pembaca terlibat secara indrawi.

  • Pelibatan Pancaindra: Selalu menggunakan kata-kata yang merujuk pada lima indra:
    • Penglihatan (warna, bentuk, ukuran, cahaya).
    • Pendengaran (bunyi, suara, keheningan).
    • Penciuman (aroma, bau, wangi).
    • Peraba (tekstur, suhu: kasar, halus, panas, dingin).
    • Perasa (rasa: manis, pahit, asin; atau perasaan emosional).
  • Penggunaan Kata Ekspresif: Menggunakan kata sifat (adjektiva) yang kuat dan spesifik (misalnya, bukan hanya “indah”, tapi “memukau”, “elok tak terlukiskan”) dan kata keterangan (adverbia) untuk detail tindakan atau keadaan (misalnya, “berkilau sangat tajam”).
2.2 Berdasarkan Objek yang Dideskripsikan

Objek yang dideskripsikan memiliki karakteristik khusus.

  • Spesifik dan Unik: Objek yang dibahas bersifat khusus (tunggal), bukan generalisasi atau kategori umum. Objek tersebut memiliki ciri yang membedakannya dari objek lain sejenis.
    • Contoh: Bukan mendeskripsikan “kucing” secara umum, tetapi “Kucing Persia peliharaan saya, si Jingga, dengan mata biru safir dan bulu lebat seperti gumpalan kapas.”
  • Personal dan Subjektif/Objektif: Penggambaran objek didasarkan pada hasil pengamatan atau pengalaman personal penulis, yang dapat diuraikan secara objektif (fakta) maupun subjektif (opini/kesan).
2.3 Berdasarkan Isi Teks

Isi teks adalah inti dari pemaparan detail.

  • Rinci, Jelas, dan Lengkap: Menggambarkan objek dengan detail yang menyeluruh, tidak hanya pada bagian utama, tetapi juga pada detail-detail kecil.
  • Sistematis (Runut/Kronologis): Penyampaian deskripsi diatur secara terstruktur dan logis, misalnya dari bagian atas ke bawah, dari depan ke belakang, atau dari inti ke detail.

3. Struktur Teks Deskripsi

Struktur teks deskripsi yang baik memastikan pembaca mendapatkan informasi secara bertahap dan terfokus. Struktur umumnya terdiri dari empat bagian.

3.1 Judul

Bagian yang berfungsi sebagai identitas dan fokus dari teks.

  • Fungsi: Menarik minat pembaca dan memberikan gambaran singkat mengenai objek yang akan dideskripsikan. Judul harus spesifik sesuai objek, misalnya “Keindahan Pantai Menganti” atau “Ayahku yang Gagah Perkasa”.
3.2 Kalimat Topik (Identifikasi)

Bagian pembuka yang berfungsi memperkenalkan objek secara umum.

  • Fungsi: Menetapkan objek dan ruang lingkup deskripsi. Bagian ini mengandung pernyataan umum tentang objek yang dideskripsikan, yang akan diperjelas pada bagian deskripsi.
  • Contoh: “Monas adalah simbol kemerdekaan dan kebanggaan bangsa Indonesia yang berdiri tegak di Jakarta Pusat.”
3.3 Deskripsi

Bagian inti yang berisi perincian detail mengenai objek.

  • Fungsi: Menyajikan pemaparan indrawi yang mendalam. Bagian ini dipecah menjadi sub-bagian atau paragraf yang fokus pada aspek tertentu (fisik, suasana, warna, rasa, dll.) secara sistematis.
  • Sistematika: Penulis dapat menggunakan pola spasial (ruang), sudut pandang, atau pembagian bagian-bagian objek.
3.4 Simpulan (Kesan/Penutup)

Bagian penutup yang berisi kesan atau pendapat akhir penulis terhadap objek yang dideskripsikan.

  • Fungsi: Menguatkan kembali gambaran yang telah disampaikan dan memberikan penutup emosional atau penilaian subjektif penulis.
  • Contoh: “Kelezatan sate padang ini sungguh tiada duanya, meninggalkan kenangan rasa yang takkan terlupakan.”

4. Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Pemilihan kata dan tata bahasa yang tepat sangat penting untuk “menghidupkan” objek dalam teks deskripsi.

4.1 Menggunakan Kata Benda Spesifik

Menggunakan nama objek secara jelas dan spesifik.

  • Contoh: “Sepeda tua Paman”, “air terjun Ngarai Sianok”, bukan hanya “sepeda” atau “air terjun”.
4.2 Menggunakan Kata Sifat (Adjektiva)

Fungsinya adalah untuk memperjelas kata benda dan memberikan gambaran karakteristik.

  • Contoh: “Bulu lebat“, “aroma semerbak“, “suara melengking“, “dinding kusam“.
4.3 Menggunakan Kata Kerja (Verba) Transitif dan Pewarta
  • Verba Transitif: Kata kerja yang memerlukan objek untuk mendeskripsikan tindakan yang terjadi. Contoh: “Angin menerpa wajah”, “Ombak menggulung pasir”.
  • Verba Pewarta: Kata kerja yang menginformasikan aktivitas atau pendapat. Contoh: “Pohon menjulang tinggi”, “Dedaunan berguguran“.
4.4 Menggunakan Frasa dengan Kata Keterangan (Adverbia)

Untuk memberikan informasi tambahan mengenai cara, tempat, atau waktu suatu peristiwa atau keadaan.

  • Contoh: “berjalan dengan perlahan“, “air mengalir secara deras“, “senja merona dengan indah“.
4.5 Mengandung Majas

Penggunaan majas (perumpamaan/figurative language), terutama majas perbandingan (metafora dan simile), untuk memberikan kesan yang lebih kuat dan imajinatif.

  • Contoh: “Wajahnya seperti rembulan” (simile), “Gurun itu adalah samudra pasir” (metafora).

5. Jenis-Jenis Teks Deskripsi

Teks deskripsi dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk dan isinya, yang memengaruhi cara penulis menyusun pemaparan detail.

5.1 Berdasarkan Bentuk
  1. Teks Deskripsi Berdiri Sendiri (Murni):
    • Deskripsi: Teks yang seluruhnya hanya fokus pada penggambaran satu objek secara rinci, tidak tercampur dengan narasi, eksposisi, atau argumentasi. Umumnya ditemukan pada teks laporan hasil observasi atau tulisan khusus.
  2. Teks Deskripsi Bagian dari Teks Lain:
    • Deskripsi: Muncul sebagai selipan dalam teks yang lebih besar (misalnya novel, cerpen, berita, atau iklan) untuk memberikan latar belakang, suasana, atau karakteristik tokoh/benda.
5.2 Berdasarkan Isi
  1. Teks Deskripsi Spasial (Ruang/Tempat):
    • Fokus: Menggambarkan objek berdasarkan ruang, lokasi, dan tata letak (misalnya, ruangan, kota, atau pemandangan alam). Penulis mengatur deskripsi berdasarkan posisi indrawi yang terurut (misalnya, dari kiri ke kanan, dari luar ke dalam).
  2. Teks Deskripsi Objektif:
    • Fokus: Menggambarkan objek sesuai fakta yang dapat diverifikasi oleh siapa pun, tanpa melibatkan opini, perasaan, atau interpretasi pribadi penulis.
    • Contoh: Deskripsi ilmiah tentang hewan atau data statistik suatu tempat.
  3. Teks Deskripsi Subjektif (Impresionistis):
    • Fokus: Menggambarkan objek dengan melibatkan kesan, interpretasi, dan emosi pribadi penulis. Penulis menggunakan kata-kata yang merefleksikan perasaannya (misalnya, “menenangkan,” “mencekam,” “megah tak tertandingi”).

6. Cara Menulis Teks Deskripsi yang Efektif

Proses penulisan yang sistematis akan menghasilkan teks deskripsi yang kuat dan jelas.

  1. Menentukan Topik/Objek: Pilih objek yang spesifik, menarik, dan yang Anda miliki akses atau pengalaman langsung dengannya.
  2. Melakukan Pengamatan Mendalam (Eksplorasi Indrawi): Amati objek menggunakan seluruh indra. Catat detail-detail yang ditemukan (warna, bunyi, tekstur, aroma, suasana). Pertimbangkan suasana hati atau emosi yang ditimbulkan oleh objek.
  3. Membuat Kerangka Teks (Outline): Susun poin-poin penting sesuai struktur: Judul, Identifikasi (umum), Detail Deskripsi (berdasarkan aspek/ruang), dan Kesan/Penutup.
  4. Menyusun Kalimat dan Mengembangkan Paragraf: Tulis draf, fokus pada penggunaan kata sifat yang kuat, majas, dan frasa keterangan untuk menghidupkan gambaran indrawi. Pastikan setiap paragraf memiliki satu fokus detail.
  5. Revisi dan Kejujuran: Periksa kembali tata bahasa, ejaan, dan kejelasan deskripsi. Pastikan penggambaran didasarkan pada pengamatan Anda sendiri (orisinil) dan disampaikan secara runut (kronologis/sistematis).

Simpulan Materi

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

1. Perhatikan paragraf berikut!
“Di kejauhan, gunung itu berdiri megah dengan puncak yang diselimuti kabut tipis. Hutan pinus yang mengelilinginya tampak hijau gelap, dan suara serangga terdengar lirih menyatu dengan hembusan angin.”
Paragraf tersebut menunjukkan ciri teks deskripsi karena…
A. Menguraikan pendapat pribadi penulis mengenai suatu kejadian.
B. Menghadirkan gambaran objek dengan melibatkan pancaindra.
C. Menjelaskan kejadian secara urut dari awal hingga akhir.
D. Mengajak pembaca untuk menyetujui pendapat tertentu.


2. Ciri teks deskripsi berdasarkan objek adalah…
A. Menguraikan penjelasan secara argumentatif dan logis.
B. Menggambarkan objek yang bersifat umum dan tidak spesifik.
C. Fokus pada satu objek tertentu dengan ciri khasnya yang unik.
D. Menjelaskan perbandingan beberapa objek sekaligus.


3. Bagian struktur teks deskripsi yang berfungsi memperkenalkan objek secara umum adalah…
A. Judul
B. Identifikasi/Kalimat Topik
C. Deskripsi
D. Simpulan/Kesan


4. Contoh penggunaan kata kerja verba pewarta yang tepat dalam teks deskripsi adalah…
A. “Siswa sedang mengerjakan tugas dengan cepat.”
B. “Kucing itu mencakar sofa ruang tamu.”
C. “Pohon kelapa menjulang tinggi di tepi pantai.”
D. “Dia membeli makanan di warung dekat rumah.”


5. Paragraf berikut yang termasuk teks deskripsi subjektif adalah…
A. Menguraikan tata letak ruang kelas berdasarkan fakta yang dapat dibuktikan.
B. Menjelaskan jumlah penduduk di suatu kota berdasarkan data statistik.
C. Menggambarkan taman kota berdasarkan peta dan ukuran yang jelas.
D. Melukiskan suasana pantai dengan kesan pribadi penulis yang romantis dan menenangkan.

Soal Essay

1. Bacalah teks berikut!
“Pasar Tradisional Manggala selalu ramai menjelang matahari terbit. Bau rempah-rempah bercampur dengan aroma ikan segar yang baru diangkat dari perahu. Suara pedagang bersahutan dengan langkah pembeli yang terburu-buru.”
Jelaskan tiga unsur kebahasaan dan dua ciri isi teks deskripsi yang terdapat pada paragraf tersebut secara rinci!


2. Buatlah analisis mengenai perbedaan fungsi dan peran struktur identifikasi serta struktur deskripsi dalam teks deskripsi dengan menggunakan contoh objek konkret (misalnya: sekolah, tempat wisata, atau tokoh).


3. Suatu teks deskripsi dapat ditulis secara objektif maupun subjektif. Berikan penjelasan mendalam mengenai kapan penulis sebaiknya menggunakan gaya objektif dan kapan menggunakan gaya subjektif, serta jelaskan dampaknya terhadap kesan pembaca.


4. Anda diminta menulis teks deskripsi tentang ruang kelas Anda saat kondisi darurat banjir. Sebelum menulis, jelaskan:

  • detail pengamatan indrawi apa saja yang relevan,

  • bagaimana Anda akan menyusun kerangka teks,

  • dan strategi bahasa apa yang akan Anda gunakan agar suasana darurat terasa nyata bagi pembaca.


5. Dalam sebuah cerita, penulis ingin menggambarkan karakter seorang nenek yang tinggal sendirian di rumah tua. Buatlah penjelasan konseptual tentang bagaimana teks deskripsi dapat digunakan sebagai bagian dari teks naratif untuk:

  • membangun suasana,

  • memperkuat karakter,

  • dan menuntun pembaca memahami emosi tokoh secara tidak langsung.

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

1 tanggapan pada “SMP – Bahasa Indonesia – Teks Deskripsi”

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *