Lompat ke konten
Home » Blog » Rangkuman Materi Ekonomi : KONSEP ILMU EKONOMI

Rangkuman Materi Ekonomi : KONSEP ILMU EKONOMI

“Biaya Peluang”

  1. Pengertian Biaya Peluang

Pada dasarnya biaya peluang adalah biaya yang muncul karena hilangnya peluang atau kesempatan akibat adanya kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Dengan kata lain, biaya peluang merupakan biaya yang dikorbankan atau dikeluarkan untuk mendapatkan pilihan. Dalam kehidupan sehari-hari akan selalu muncul biaya peluang karena berkaitan dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas dan keputusan menentukan pilihan.

Ciri-ciri Biaya Peluang

  • Biaya peluang tidak selalu berkaitan dengan uang, bisa saja berupa kesenangan, waktu dan keuntungan yang akan didapatkan di masa mendatang.
  • Dalam penggunaannya memiliki banyak kemungkinan karena berbagai macam pilihan yang tersedia.
  • Dalam pengambilan keputusan biaya peluang yang dipertimbangkan adalah tujuan dan situasinya. Bisa saja suatu pilihan tepat bagi seseorang, namun bagi orang lain pilihan tersebut kurang tepat.
  • Biasanya biaya peluang bukan merupakan kebutuhan primer melainkan kebutuhan sekunder atau tersier.

Faktor yang Mempengaruhi

  • Uang atau modal yang dimiliki dalam perputaran bisnis kalian
  • Sumber daya (resources) yang tersedia dan bisa diusahakan
  • Profit atau laba yang kalian harapkan 
  • Nilai jual produk/jasa saat ini 
  • Kelebihan, kekurangan, resiko, dan solusi di setiap pilihan yang kalian hadapi

Manfaat Menghitung Biaya Peluang

  • Meminimalisir resiko kerugian perusahaan 
  • Membuka kesempatan usaha yang lebih luas 
  • Membantu perhitungan modal 
  • Mempermudah penentuan skala prioritas 
  • Menekankan pengeluaran bisnis

Jenis Pada Biaya Peluang

  • Biaya peluang implisit: biaya tidak berwujud yang tidak dapat dengan mudah dikalkulasikan dengan angka. Misalnya waktu tunggu, kesenangan, keuntungan di masa depan, tingkat kepuasan, tingkat kemacetan, dan sebagainya. 
  • Biaya peluang eksplisit: mengacu pada biaya yang mudah diperhitungkan. Biaya eksplisit biasanya biaya yang dapat dihitung, seperti uang, jumlah barang, besar aset, laba, dan sebagainya.

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *