Lompat ke konten
Home » Blog » SD – IPA – SISTEM TATA SURYA

SD – IPA – SISTEM TATA SURYA

Materi :
Sistem Tata Surya
Sub Materi :
1. Susunan Tata Surya
2. Perbedaan Siang dan Malam
3. Pergerakan Bumi dan Bulan

Pengantar Materi

Tata surya adalah suatu sistem benda langit yang terdiri dari matahari dan objek lain yang berputar mengelilinginya. Objek ini termasuk planet, satelit, bintang, meteor, komet, dan asteroid. Semua objek tersebut mengorbit matahari karena pengaruh gaya gravitasi. Tata surya berada pada sebuah galaksi yang dinamakan Bima Sakti, salah satu galaksi terbesar di antara galaksi lain di jagad raya.

Susunan Tata Surya

Sistem benda langit yang dikenal sebagai tata surya terdiri dari Matahari sebagai pusatnya, dan berbagai objek lain seperti planet, satelit, bintang, meteor, komet, dan asteroid yang mengelilinginya. Gaya gravitasi Matahari memengaruhi semua objek tersebut, sehingga mereka terus mengorbitnya. Tata surya sendiri merupakan bagian dari Galaksi Bima Sakti, salah satu galaksi terbesar di alam semesta. Tata surya terdiri dari berbagai anggota yang tersusun secara teratur. Berikut urutan tata surya dari pusat hingga ke bagian terluarnya:

1. Matahari

Matahari merupakan bintang pusat Tata Surya kita, sebuah bola gas raksasa yang menghasilkan energi melalui reaksi fusi nuklir di intinya. Diameternya mencapai 1,4 juta kilometer, jauh lebih besar daripada Bumi. Semua planet di Tata Surya, termasuk Bumi, mengorbit Matahari karena gaya gravitasi yang sangat kuat.

Gambar 1.2. Sistem Tata Surya Meliputi Matahari

Suhu permukaan Matahari mencapai sekitar 5.500 derajat Celcius, menghasilkan cahaya dan panas yang sangat besar. Energi ini sangat penting bagi kehidupan di Bumi, memungkinkan terjadinya fotosintesis dan mengatur iklim. Jarak Bumi dari Matahari yang tepat memungkinkan suhu permukaan Bumi yang mendukung kehidupan.

2. Planet

Planet adalah benda langit bulat yang mengorbit Matahari. Mereka cukup besar dan memiliki gravitasi yang kuat untuk membentuk bentuk bulat dan membersihkan jalur orbitnya dari benda-benda langit kecil lainnya.

Berdasarkan jaraknya dari Matahari, urutan kedelapan planet tata surya adalah sebagai berikut Merkurius (58 juta km), Venus (108 juta km), Bumi (149.7 juta km), Mars (227.9 juta km), Jupiter (779 juta km), Saturnus (1.4 miliar km), Uranus (2.9 miliar km), dan Neptunus (4.5 miliar km).

Gambar 1.2. Planet yang Berputar Pada Porosnya

 Pluto dulunya dianggap planet, tetapi sekarang diklasifikasikan sebagai planet kerdil karena belum sepenuhnya membersihkan jalur orbitnya. Planet-planet tersebut berada pada jarak yang berbeda-beda dari Matahari, dengan Merkurius sebagai planet terdekat dan Neptunus sebagai planet terjauh. Selain planet utama, terdapat juga planet-planet kerdil di tata surya kita, termasuk Pluto, Ceres, Haumea, Makemake, dan Eris. Planet-planet kerdil ini lebih kecil dari planet utama dan belum sepenuhnya membersihkan jalur orbitnya.

3. Satelit

Satelit adalah benda langit yang mengitari planet. Satelit diluncurkan ke luar angkasa dengan menggunakan roket. Berdasarkan cara terbentuknya, satelit dibedakan menjadi dua, yaitu:

Perbedaan Siang dan Malam

Karena Bumi berputar pada porosnya, siang dan malam adalah dua kondisi waktu yang berbeda. Siang terjadi ketika bagian Bumi yang kita tinggali menghadap Matahari, sehingga terlihat terang dan hangat, dan malam terjadi ketika bagian Bumi yang kita tinggali membelakangi Matahari, sehingga terlihat gelap dan dingin.

Jenis Perbedaanya
  1. Cahaya
    Matahari yang bersinar terang adalah tanda siang, sedangkan kegelapan dan bulan dan bintang adalah tanda malam.
  2. Suhunya
    Pada siang hari, paparan sinar matahari langsung membuatnya lebih hangat atau panas, sedangkan pada malam hari, paparan sinar matahari langsung membuatnya lebih sejuk atau dingin.
  3. Aktivitas
    Siang digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti bekerja, belajar, dan bermain, dan malam digunakan untuk beristirahat dan tidur.
  4. Warna langit
    Pada siang hari, langit tampak biru cerah; namun, pada malam hari, langit tampak gelap.
  5. Posisi Bumi
    Karena rotasi bumi, bagian bumi tempat kita berada menghadap matahari pada siang hari dan membelakangi matahari pada malam hari.

Perbedaan-perbedaan ini disebabkan oleh rotasi bumi pada porosnya. Ketika suatu bagian bumi menghadap matahari, maka bagian tersebut mengalami siang, dan ketika bagian bumi tersebut berputar menjauhi matahari, maka terjadilah malam.

Pergerakan Bumi dan Bulan

Gambar 1.2. Rotasi dan Revolusi Bulan

Bumi dan bulan memiliki dua gerakan utama: rotasi dan revolusi. Bumi berputar pada porosnya (rotasi) yang menyebabkan siang dan malam, serta mengelilingi matahari (revolusi) yang menyebabkan pergantian tahun dan musim. Bulan juga berputar pada porosnya (rotasi) dan mengelilingi bumi (revolusi), yang menyebabkan fase-fase bulan dan pasang surut air laut.

1. Rotasi Bumi

Rotasi adalah berputar pada sumbunya. Bumi berotasi dari arah Barat ke Timur.
Akibat rotasi bumi adalah sebagai berikut:

  1. Terjadinya pergantian siang dan malam. Bagian bumi yang menghadap ke matahari akan mengalami siang hari dan baian yang membelakangi matahari mengalami malam hari.
  2. Terjadinya gerakan semu matahari. Matahari seolah-olah bergerak dari timur ke barat mengitari bumi, seolah-olah matahari terbit dari sebelah timur dan terbenam di sebelah barat.
  3. Terjadinya perbedaan waktu. Terdapat perbedaan waktu di tempat-tempat yang berbeda letak meridiannya. Setiap 1° berbeda 4 menit atau setiap 15° berbeda 1 jam. Atas dasar inilah diadakan pembagian wilayah waktu. Seperti di Indonesia daerah yang terletak antara 95° BT sampai 141° BT dibagi menjadi 3 wilayah waktu, yaitu:
    • Waktu Indonesia bagian Barat (WIB) berada di antara garis bujur 95°BT dan 105°BT
    • Waktu Indonesia Bagian Tengan (WITA) berada antara garis bujur 105°BT dan 120°BT
    • Waktu Indonesia Timur (WIT) berada di antar garis bujur 120°BT dan 135°BT Kota Greenwich dekat London Inggris ditetapkan sebagai garis bujur 0°
  4. Terjadi penggembungan di bagian tengah dan terjadi pemampatan di daerah kutub.
2. Revolusi Bumi

Bumi tidak hanya berotasi pada porosnya, tetapi juga beredar atau berevolusi mengitari matahari. Matahari terbit di sebelah timur tidak selalu berada di tempat yang sama; kadang-kadang, itu bergerak sedikit ke utara atau selatan.
Ini karena poros bumi miring sekitar 23,5° daripada tegak lurus karena lintasan peredaran bumi berbentuk elips. Karena revolusi bumi, matahari seolah-olah bergerak dari utara ke selatan khatulistiwa. Akibatnya, di Indonesia ada dua musim: musim hujan dan musim kemarau.

3. Rotasi dan Revolusi Bulan

Bulan, sebagai satelit alami bumi, melakukan tiga gerakan sekaligus: berputar di sekitar porosnya, beredar mengelilingi bumi, dan berputar bersama bumi mengelilingi matahari. Ternyata periode revolusi Bulan mengelilingi Bumi sama dengan periode rotasinya. Ini berarti kecepatan Bulan mengitari Bumi sama dengan kecepatan rotasinya pada porosnya.

Gambar 1.2.  Revolusi Bulan

Akibatnya, permukaan Bulan yang dilihat dari Bumi selalu sama. Selain itu, sama halnya dengan Bumi, Bulan tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi pada malam hari tampak terang.Ini disebabkan oleh fakta bahwa Bulan memantulkan cahaya matahari. Fase bulan—bulan sabit, bulan purnama, bulan separuh, dan bulan penuh—berbeda bagaimana bulan dilihat dari bumi. Selain itu revolusi Bulan juga membuat adanya pasang dan surut air laut, terjadinya gerhana Bulan, dan gerhana Matahari.

Simpulan Materi

Tata Surya adalah sistem yang berpusat pada Matahari, dikelilingi oleh delapan planet, planet kerdil, dan benda langit lainnya.

Rotasi Bumi pada porosnya menyebabkan terjadinya siang dan malam, pergerakan semu Matahari, dan perbedaan waktu. Revolusi Bumi mengelilingi Matahari menyebabkan pergantian musim. Sementara itu, revolusi dan rotasi Bulan memengaruhi pasang surut air laut serta terjadinya gerhana Matahari dan Bulan.

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.

1. Menurut teks, apa yang menjadi penyebab utama terjadinya pergantian siang dan malam?

a. Revolusi Bumi mengelilingi Matahari.
b. Rotasi Bumi pada porosnya.
c. Revolusi Bulan mengelilingi Bumi.
d. Pergerakan semu tahunan Matahari.

2. Manakah pernyataan yang benar mengenai satelit alam berdasarkan teks?

a. Satelit alam diluncurkan oleh manusia untuk tujuan tertentu.
b. Satelit alam seperti Bulan terbentuk bersamaan dengan terbentuknya planet.
c. Contoh satelit alam adalah Satelit Palapa dan Satelit NOAA.
d. Satelit alam adalah benda langit yang mengorbit Matahari.

3. Apa yang menjadi penyebab utama terjadinya pergantian musim di Bumi?

a. Rotasi Bumi pada porosnya.
b. Revolusi Bumi dengan poros yang miring.
c. Pasang surut air laut.
d. Perbedaan waktu antara Waktu Indonesia Barat dan Timur.

4. Salah satu akibat dari revolusi Bulan adalah terjadinya fenomena pasang surut air laut. Apa yang juga disebabkan oleh revolusi Bulan?

a. Pergantian musim di Bumi.
b. Terjadinya gerak semu harian Matahari.
c. Fase-fase bulan dan gerhana.
d. Perbedaan waktu di berbagai wilayah.

5. Menurut teks, mengapa Pluto kini diklasifikasikan sebagai planet kerdil?

a. Karena ia tidak mengorbit Matahari.
b. Karena jalur orbitnya belum sepenuhnya bersih dari benda langit lain.
c. Karena ukurannya yang terlalu kecil.
d. Karena periode revolusinya lebih lama dari planet-planet lain.

 Soal Esai

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan ringkas.

1. Selain Matahari dan planet, sebutkan tiga benda langit lain yang merupakan anggota Tata Surya.

2. Jelaskan mengapa Matahari tampak terang dan panas, sedangkan Bulan tampak terang namun tidak menghasilkan panasnya sendiri.

3. Mengapa kita selalu melihat sisi Bulan yang sama dari Bumi? Jelaskan alasan dari fenomena tersebut.

4. Sebutkan dan jelaskan dua perbedaan utama antara siang dan malam berdasarkan teks, selain dari keberadaan cahaya dan suhu.

5. Teks menyebutkan bahwa rotasi Bumi memiliki beberapa akibat. Sebutkan tiga akibat dari rotasi Bumi tersebut.

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *