Lompat ke konten
Home » Blog » SMA – KEBUMIAN – Gempa Bumi Dan Mitigasi  

SMA – KEBUMIAN – Gempa Bumi Dan Mitigasi  

Materi :
Gempa Bumi Dan Mitigasi
Sub Materi :
1. Jenis Gelombang
2. Alat Ukur Gempa Bumi
3. Upaya Mitigasi

Pengantar Materi

Mitigasi bencana gempa bumi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko dan dampak gempa bumi, yang meliputi pembangunan infrastruktur tahan gempa, edukasi masyarakat tentang keselamatan, pembuatan rencana evakuasi, penyiapan sistem peringatan dini, dan peningkatan kesadaran tentang daerah rawan bencana.

Jenis Gelombang

Jenis-jenis gelombang seismik adalah gelombang badan (body waves) dan gelombang permukaan (surface waves).

1. Gelombang Badan (Body Waves)

Ini adalah jenis gelombang seismik yang merambat melalui bagian interior Bumi.

  • Gelombang P (Primer/Kompresional):
  • Merupakan gelombang longitudinal, artinya partikel medium bergetar sejajar dengan arah rambatan gelombang.
  • Memiliki kecepatan tertinggi di antara jenis gelombang lainnya, sehingga tiba lebih dulu di seismograf.
  • Dapat merambat melalui material padat, cair, dan gas.

 

  • Gelombang S (Sekunder/Transversal):
  • Merupakan gelombang transversal, di mana partikel medium bergetar tegak lurus (melintang) terhadap arah rambatan.
  • Merambat lebih lambat daripada Gelombang P.
  • Hanya dapat merambat melalui material padat, tidak bisa melalui cairan atau gas.
2. Gelombang Permukaan (Surface Waves)

Gelombang ini merambat di sepanjang permukaan Bumi dan merupakan penyebab utama kerusakan akibat gempa.

  • Gelombang Love:

Merupakan gelombang yang bergerak horizontal dengan polarisasi tegak lurus arah rambatnya.

  • Gelombang Rayleigh:

Memiliki polarisasi eliptis pada bidang vertikal, seperti gerakan bergulir.

Alat Ukur Gempa Bumi

Gambar 1.1. Ilustrasi Alat Ukur Gempa Bumi

Alat yang digunakan untuk mengukur gempa bumi disebut Seismometer atau Seismograf. Alat ini mampu mendeteksi setiap getaran gempa yang terjadi di bawah permukaan bumi. Seismograf cukup sensitif dalam mendeteksi gelombang yang dihasilkan gempa bumi.

Untuk mengukur intensitas kekuatan gempa, skala yang digunakan untuk mengukur yaitu moment magnitude scale. Indonesia sendiri melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggunakan magnitudo (M) untuk menggantikan skala richter

Skala Mercalli

Skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Skala Mercalli terbagi menjadi 12 pecahan berdasarkan informasi dari orang-orang yang selamat dari gempa tersebut dan juga dengan melihat serta membandingkan tingkat kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Oleh itu skala Mercalli adalah sangat subjektif dan kurang tepat dibanding dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain.

Upaya Mitigasi

Mitigasi adalah upaya yang memiliki sejumlah tujuan yakni untuk mengenali risiko, penyadaran akan risiko bencana, perencanaan penanggulangan, dan sebagainya. Bisa dikatakan, mitigasi bencana adalah segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan usai suatu bencana terjadi. Beberapa contoh mitigasi sebagai berikut

1. Mitigasi Bencana Tsunami

Mitigasi bencana tsunami adalah sistem untuk mendeteksi tsunami dan memberi peringatan untuk mencegah jatuhnya korban. Ada dua jenis sistem peringatan dini tsunami, yaitu sistem peringatan tsunami internasional dan sistem peringatan tsunami regional.

2. Mitigasi Bencana Gunung Berapi

Upaya mitigasi bencana gunung berapi meliputi pemantauan aktivitas gunung api. Data hasil pemantauan dikirim ke Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) di Bandung dengan radio komunikasi SSB. Selain pemantauan, mitigasi bencana gunung berapi juga melibatkan pemetaan untuk mengetahui kawasan rawan bencana gunung berapi. Ini juga memungkinkan untuk menjelaskan jenis dan sifat bahaya, daerah rawan bencana, arah penyelamatan diri, pengungsian, dan pos penanggulangan bencana gunung berapi.

3. Mitigasi Bencana Gempa Bumi

Langkah mitigasi gempa bumi pun dibedakan menjadi tiga, yakni langkah sebelum gempa, langkah saat terjadi gempa, dan langkah pasca gempa. Langkah yang bisa dilakukan sebelum gempa yang dapat mengurangi dampaknya adalah sebagai berikut:

  1. Mendirikan bangunan sesuai aturan baku (tahan gempa)
  2. Kenali lokasi bangunan tempat Anda tinggal
  3. Tempatkan perabotan pada tempat yang proporsional
  4. Siapkan peralatan seperti senter, P3K, makanan instan, dll

Simpulan Materi

gempa bumi dan mitigasi adalah dua konsep geologis yang saling terkait. Gelombang gempa bumi terbagi menjadi gelombang badan (gelombang P dan S) yang merambat di dalam bumi dan gelombang permukaan (gelombang Love dan Rayleigh) yang merambat di permukaan dan menjadi penyebab utama kerusakan. Untuk mengukur gempa, digunakan seismometer atau seismograf, dengan skala moment magnitude scale yang kini digunakan oleh BMKG di Indonesia. Upaya mitigasi adalah langkah-langkah pencegahan sebelum, saat, dan sesudah bencana, yang juga mencakup mitigasi untuk bencana lain seperti tsunami dan gunung berapi.

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Berikut ini adalah salah satu jenis gelombang seismik yang merambat melalui bagian interior bumi adalah…

    a. gelombang badan

    b. gelombang permukaan

    c. gelombang Love

    d. gelombang Rayleigh

  2. Berikut ini yang merupakan alat yang digunakan untuk mengukur gempa bumi adalah…

    a. seismograf

    b. barometer

    c. termometer

    d. anemometer

  3. Menurut teks, skala yang digunakan oleh BMKG di Indonesia untuk mengukur intensitas kekuatan gempa adalah…

    a. Skala Mercalli

    b. Skala Richter

    c. Moment Magnitude Scale

    d. Skala M

  4. Gelombang seismik yang merupakan penyebab utama kerusakan akibat gempa adalah…

    a. gelombang P

    b. gelombang S

    c. gelombang badan

    d. gelombang permukaan

  5. Upaya yang memiliki tujuan untuk mengenali risiko, penyadaran akan risiko bencana, dan perencanaan penanggulangan disebut…

    a. adaptasi

    b. mitigasi

    c. mitigasi

    d. evakuasi


Soal Esai

  1.  
  2.  

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan mendasar antara gelombang P dan gelombang S.

  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan mitigasi.

  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan gelombang permukaan dan mengapa gelombang ini merupakan penyebab utama kerusakan.

  4. Jelaskan bagaimana pemetaan dapat menjadi salah satu upaya mitigasi bencana gunung berapi.

  5. Apa saja jenis-jenis gelombang seismik?

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *