Lompat ke konten
Home » Blog » SMP – IPA – Klasifikasi Makhluk Hidup

SMP – IPA – Klasifikasi Makhluk Hidup

Materi :
Klasifikasi Makhluk Hidup
Sub Materi :
1. Pendahuluan
2. Tahapan Klasifikasi Makhluk Hidup
3. Dasar-Dasar Klasifikasi
4. Jenis-Jenis Klasifikasi Makhluk Hidup

Pengantar Materi

Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan organisme berdasarkan kesamaan ciri-ciri fisik, genetik, dan evolusioner untuk memahami keanekaragaman hayati. Sistem yang umum digunakan adalah sistem lima kingdom (Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia) dengan tingkatan takson dari yang paling umum ke khusus: kingdom, filum (atau divisi), kelas, ordo, famili, genus, dan spesies. Tujuan klasifikasi ini adalah untuk mempermudah studi, mengetahui hubungan antar spesies, dan memahami keanekaragaman kehidupan di Bumi.

Pendahuluan

1. Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup

Tujuan utama klasifikasi adalah untuk mengelompokkan dan menyederhanakan studi tentang keanekaragaman makhluk hidup. Klasifikasi membantu kita:

  • Mengelompokkan Organisme: Mengumpulkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan ciri-ciri yang mereka miliki.
  • Mendeskripsikan Ciri-Ciri: Memberikan deskripsi spesifik untuk membedakan satu jenis makhluk hidup dengan yang lain (contoh: tanaman pangan, tanaman obat).
  • Mengetahui Hubungan Kekerabatan: Memahami kedekatan hubungan evolusioner antara organisme; semakin banyak kesamaan, semakin dekat kekerabatannya.
  • Memberi Nama Organisme: Memberi nama ilmiah pada makhluk hidup yang belum dikenal agar dapat dikenali secara universal.
  • Menyederhanakan Objek Studi: Membuat studi tentang organisme yang sangat beragam menjadi lebih mudah dan terstruktur.
  • Mengetahui Tingkat Evolusi: Memahami jalur evolusi makhluk hidup berdasarkan hubungan kekerabatan mereka.
2. Manfaat Klasifikasi

Dari tujuan tersebut di atas, coba kalian tentukan apa manfaat kita melakukan klasifikasi pada makhluk hidup? Pasti kalian bisa bukan? Jadi manfaat dari klasifikasi makhluk hidup adalah :

  • Memudahkan kita dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam.
  • Mengetahui hubungan kekerabatan antara makhluk hidup satu dengan yang lain.

Tahapan Klasifikasi Makhluk Hidup

Langkah-langkah dalam melakukan klasifikasi makhluk hidup meliputi pengamatan dan identifikasi ciri-ciri makhluk hidup, pengelompokkan berdasarkan kesamaan dan perbedaan, serta pemberian nama ilmiah menggunakan sistem penamaan binomial.

1. Mengidentifikasi ciri-ciri suatu makhluk hidup (Pencandraan).

Identifikasi atau pencandraan ialah menentukan macam-macam persamaan apa saja yang paling penting. Salah satu dari pola klasifikasi yang pertama yaitu menempatkan semua jenis hewan yang hidup dalam habitat yang sama dalam satu kategori.

Untuk hal-hal yang harus diamati yaitu, morfologi, anatomi, fisiologi, kromosom, serta tingkah lakunya . Untuk dapat mengidentifikasi makhluk hidup yang baru saja ditemukan, tentunya kita memerlukan alat pembanding seperti gambar, spesimen (awetan hewan ataupun tumbuhan), kunci identifikasi (hewan ataupun tumbuahn yang sudah diketahui namanya). Kunci identifikasi sendiri sering juga disebut sebagai kunci determinasi.

2. Mengelompokkannya sesuai dengan kriteria yang kita inginkan (Pengklasifikasian).

Setelah identifikasi atau pencandraan, tahapan selanjutnya untuk mengklasifikasikan makhluk hidup yaitu pengelompokan. Pengelompokan didasarkan atas identifikasi makhluk hidup dalam suatu kelompok yang sama. Makhluk hidup yang memiliki ciri- ciri yang sama dikelompokkan dalam bentuk tingkatan takson yang sama.

3. Pemberian nama kelompok

Para ahli taksonomi yang telah melakukan penelitian terhadap berbagai jenis hewan maupun tumbuhan, mereka telah melakukan tahapan dalam klasifikasi dan akhirnya dapat memberikan nama terhadap suatu makhluk hidup. Untuk memudahkan dalam mencari nama dari suatu makhluk hidup yang baru dikenal, dapat menggunakan kunci determinasi.

Dasar-Dasar Klasifikasi

Coba kalian perhatikan berbagai jenis makhluk hidup yang ada di lingkungan sekolah kalian ! Bisakah kalian membedakan antara organisme satu dengan yang lainnya ? Bagaimana kalian bisa mengetahui bahwa makhluk hidup satu dengan yang lainnya tidak termasuk dalam satu jenis ? Tentu saja karena kalian melihat perbedaan di antara ke dua makhluk itu. Jadi dasar dari kalsifikasi pada makhluk hidup adalah persamaan dan perbedaan ciri :

1. Ciri Fisik

Ciri-ciri fisik adalah hal yang paling mudah bagi kita untuk melakukan klasifikasi makhluk hidup. Misalnya, kita mengetahui bahwa ayam dan elang termasuk dalam golongan Aves (burung) karena persamaan fisik keduanya, yaitu: berbulu, bersayap, dan berparuh.

2. Ciri Morfologi dan Anatomi

Ciri-ciri morfologi dapat kita lihat dari bentuk luar tubuh makhluk hidup. Misalnya, bentuk paruh dan bentuk cakar pada hewan serta bentuk pohon dan bentuk bunga pada tumbuhan. Sementara itu, ciri-ciri anatomi dapat kita lihat dari struktur tubuh organisme. Misalnya, ada atau tidaknya sel trakea atau kambium.

3. Ciri Biokimia

Ciri-ciri biokimia dapat kita lihat pada jenis-jenis enzim, protein, DNA, dan lainnya. Ciri-ciri tersebut dapat kemudian menjadi pedoman bagi kita untuk menentukan hubungan kekerabatan antara makhluk hidup satu dan yang lainnya.

4. Berdasarkan pada manfaat

Setelah dipelajari, kita dapat mengetahui manfaat dari makhluk hidup tertentu. Nah, manfaat yang telah diketahui kemudian dapat dijadikan dasar pada saat melakukan klasifikasi makhluk hidup.

Misalnya, tanaman sirih dan kencur dapat digolongkan dalam tanaman obat.

Jenis-Jenis Klasifikasi Makhluk Hidup

Sistem klasifikasi makhluk hidup terus mengalami kemajuan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Sistem klasifikasi makhluk hidup dikelompokan dalam satu-satuan kelompok besar yang disebut kingdom.

Sistem kingdom yang pertama diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus. Sistem kingdom pun terus mengalami perubahan dan perbaikan hingga sekarang dan sering menjadi pro dan kontra bagi para ilmuwan.

Beberapa system klasifikasi makhluk hidup yang telah diperkenalkan oleh para ahli adalah :

1. Sistem Dua kingdom

Sistem yang dikembangkan oleh ilmuwan Swedia yaitu Carolus Linnaeus tahun 1735. Makhluk hidup dibagi menjadi 2 kingdom yaitu :

a) Kingdom Animalia (Dunia Hewan)

Ciri-ciri : tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil, mampu bergerak bebas.

b) Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Ciri-ciri : memiliki dinding sel, berklorofil, mampu berfotosintesis.

2. Sistem Tiga Kingdom

Sistem ini dikembangkan oleh ahli Biologi Jerman (Ernst Haeckel) tahun 1866. Makhluk hidup dibagi menjadi 3 kingdom yaitu :

a) Kingdom Animalia (Dunia Hewan)

Ciri-ciri : heterotrof, eukariot multiseluler dan dapat bergerak.

b) Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)

Ciri-ciri : autotrof, eukariot multiseluler, berklorofil dan mampu berfotosintesis.

c) Kingdom Protista

Ciri-ciri : organisme bersel satu atau uniseluler dan organisme multiseluler sederhana).

3. Sistem Empat Kingdom

Sistem Ini dikembangkan oleh ahli Biologi Amerika (Herbert Copeland) tahun 1956. Makhluk hidup dibagi menjadi 4 kingdom yaitu :

  1. Kingdom Animalia (Dunia Hewan)
  2. Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)
  3. Kingdom Protista
  4. Kingdom Monera

Ciri-ciri memiliki inti tanpa membran inti (prokariotik).

4. Sistem Lima Kingdom

Sistem ini dikembangkan oleh ahli Biologi Amerika (Robert H. Whittaker) tahun 1969. Makhluk hidup dibagi menjadi 5 kingdom yaitu :

  1. Kingdom Monera
  2. Kingdom Protista
  3. Kingdom Fungi (Dunia Jamur)

Ciri-ciri : eukariotik, heterotrof, tidak berklorofil, dinding sel dari zat kitin.

  • Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)
  • Kingdom Animalia (Dunia Hewan)
5. Sistem Enam Kingdom

Pada tahun 1970-an, ahli mikrobiologi Carl Woese menemukan kelompok bakteri unik yang dinamakan Archaebacteria. Kelompok ini memiliki ciri yang lebih mirip dengan organisme eukariotik daripada bakteri lain yang bersifat prokariotik (kemudian disebut Eubacteria).

Penemuan ini mendorong terciptanya sistem klasifikasi baru yang memisahkan Archaebacteria dari Kingdom Monera. Dengan demikian, sistem klasifikasi makhluk hidup berkembang menjadi enam kingdom:

  1. Kingdom Animalia (Dunia Hewan)
  2. Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)
  3. Kingdom Protista
  4. Kingdom Mycota (Dunia Jamur)
  5. Kingdom Eubacteria
  6. Kingdom Archaebacteria

Namun hingga sekarang yang diakui sebagai sistem klasifikasi standar adalah sistem Lima Kingdom yang ditemukan oleh Whittaker.

Simpulan Materi

Klasifikasi adalah cara ilmiah untuk mengelompokkan makhluk hidup. Tujuan utamanya adalah untuk mempermudah identifikasi dan studi, mengetahui hubungan kekerabatan, dan memberi nama ilmiah. Proses klasifikasi ini dilakukan dengan mengamati ciri-ciri fisik, morfologi, anatomi, dan biokimia organisme. Seiring berjalannya waktu, sistem klasifikasi telah berkembang dari sistem dua kingdom yang diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus menjadi lima kingdom yang diakui secara luas hingga saat ini, yang memisahkan makhluk hidup menjadi Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

 

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Tujuan utama dari klasifikasi makhluk hidup adalah untuk…

    A. Menciptakan spesies baru

    B. Menyederhanakan objek studi yang beraneka ragam

    C. Mengubah sifat genetik makhluk hidup

    D. Memudahkan perkembangbiakan organisme

  2. Manakah dari berikut ini yang merupakan salah satu dasar klasifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri biokimia?

    A. Bentuk paruh dan cakar

    B. Keberadaan sel trakea

    C. Jenis enzim dan protein

    D. Warna bulu dan kulit

  3. Sistem klasifikasi yang membagi makhluk hidup menjadi kingdom Animalia, Plantae, dan Protista diperkenalkan oleh…

    A. Carolus Linnaeus

    B. Robert H. Whittaker

    C. Herbert Copeland

    D. Ernst Haeckel

  4. Kelompok bakteri unik yang ditemukan oleh Carl Woese, yang mendorong terciptanya sistem klasifikasi enam kingdom, dinamakan…

    A. Eubacteria

    B. Archaebacteria

    C. Fungi

    D. Monera

  5. Dalam tahapan klasifikasi, langkah mengidentifikasi ciri-ciri suatu makhluk hidup juga disebut…

    A. Pengklasifikasian

    B. Pemberian nama kelompok

    C. Pencandraan

    D. Pengelompokan

Soal Essay

  1. Jelaskan mengapa klasifikasi makhluk hidup dianggap penting dalam dunia sains.

  2. Jelaskan perbedaan mendasar antara ciri morfologi dan ciri anatomi dalam klasifikasi.

  3. Jelaskan perkembangan sistem klasifikasi makhluk hidup dari sistem dua kingdom hingga lima kingdom.

  4. Apa saja tiga hal yang harus diamati dalam proses identifikasi makhluk hidup?

  5. Mengapa sistem klasifikasi yang diakui secara standar hingga sekarang adalah sistem lima kingdom yang ditemukan oleh Whittaker?

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *