Lompat ke konten
Home » Blog » SMP – IPS – Identitas Nasional

SMP – IPS – Identitas Nasional

Materi :
Identitas Nasional
Sub Materi :
1. Pengertian Identitas Nasional
2. Karakteristik Identitas Nasional
3. Faktor Pembentuk Identitas Nasional 4. Bentuk Identitas Nasional Indonesia

Pengantar Materi

Identitas nasional adalah konsep yang merangkum ciri khas, jati diri, dan kepribadian suatu bangsa atau negara yang membedakannya dari bangsa lain, yang tercermin melalui simbol-simbol negara, bahasa, sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang disepakati bersama. Identitas nasional berfungsi sebagai pemersatu bangsa, landasan negara, serta pembentuk rasa cinta tanah air dan kebanggaan nasional.

Pengertian Identitas Nasional

Identitas nasional adalah jati diri atau penanda khas suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain. Secara etimologis, identitas nasional berasal dari kata “identitas” (tanda atau ciri) dan “nasional” (bangsa). Bangsa sendiri bisa didefinisikan secara sosiologis-antropologis sebagai persekutuan hidup dengan kesamaan agama, bahasa, atau adat istiadat, atau secara politis sebagai masyarakat yang tunduk pada kedaulatan negara. Dengan demikian, identitas nasional adalah sekumpulan ciri-ciri kolektif yang unik pada suatu bangsa.

Karakteristik Identitas Nasional

Identitas manusia dibentuk oleh lingkungan hidup dan akulturasi, yang menciptakan ciri khas dalam nilai, norma, dan simbol. Dalam antropologi, identitas adalah sifat unik yang mencerminkan kesadaran diri individu, komunitas, atau negara.

Identitas nasional Indonesia adalah jati diri kolektif yang unik dan membedakan bangsa ini dari bangsa lain. Jati diri ini terbentuk dari berbagai elemen, seperti keragaman suku bangsa, agama, bahasa Indonesia, budaya nasional, wilayah Nusantara, dan ideologi Pancasila. Mengukuhkan identitas ini penting untuk menjaga keutuhan dan keberlanjutan bangsa.

Faktor Pembentuk Identitas Nasional

Lahirnya suatu identitas nasional bangsa pasti memiliki ciri khas, sifat, serta keunikan tersendiri yang yang sangat didukung oleh faktor-faktor pembetuk identitas nasional. Faktor-faktor yang diperkirakan menjadi identitas bersama suatu bangsa meliputi: Primordial, sakral, tokoh, bhineka tunggal ika, sejarah, perkembangan ekonomi dan kelembagaan.

1. Primordial

Faktor-faktor primordial ini meliputi: ikatan kekerabatan (darah) dan keluarga, kesamaan suku bangsa, daerah asal, bahasa, dan adat istiadat.

2. Sakral

Faktor sakral dapat berupa kesamaan agama yang dipeluk masyarakat atau ideologi doktriner yang diakui oleh masyarakat yang bersangkutan.

3. Tokoh

Kepemimpinan dari para tokoh yang disegani dan dihormati oleh masyarakat dapat pula menjadi faktor yang menyatukan bangsa negara. Pemimpin dibeberapa negara dianggap sebagai penyambung lidah rakyat, pemersatu rakyat dan simbol persatuan bangsa yang bersangkutan.

4. Bhineka Tunggal Ika

Prinsip Bhineka Tunggal Ika pada dasarnya adalah kesediaan warga bangsa untuk bersatu dalam perbedaan. Yang disebut bersatu dalam perbedaan adalah kesediaan warga bangsa untuk setia pada lembaga yang disebut negara dan pemerintahnya, tanpa menghilangkan keterikatannya pada suku bangsa, adat, ras dan agamanya.

5. Sejarah

Persepsi yang sama di antara warga masyarakat tentang sejarah mereka dapat menyatukan diri ke dalam satu bangsa. Persepsi yang sama tentang pengalaman masa lalu, seperti sama-sama menderita karena penjajahan tidak hanya melahirkan solidaritas, tetapi juga melahirkan tekad dan tujuan yang sama antar anggota masyarakat itu.

6. Perkembangan Ekonomi

Perkembangan ekonomi (industrialisasi) akan melahirkan spesialisasi pekerjaan dan profesi sesuai dengan aneka kebutuhan masyarakat.

7. Kelembagaan

Faktor lain yang berperan dalam mempersatukan bangsa adalah lembaga-lembaga pemerintahan dan politik, seperti birokrasi, angkatan bersenjata, pengadulan dan partai politik.

Bentuk Identitas Nasional Indonesia

Berikut adalah bentuk identitas nasional Indonesia yang meliputi, bendera, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan Indonesia.

1. Bendera Sang Merah Putih

Bendera Indonesia, Sang Merah Putih, memiliki makna filosofis yang mendalam: warna merah melambangkan keberanian dan tubuh manusia, sedangkan warna putih melambangkan kesucian dan jiwa manusia. Bendera ini memiliki sejarah panjang di berbagai kerajaan di Indonesia, tetapi secara resmi dikibarkan pertama kali pada 17 Agustus 1945, saat Proklamasi Kemerdekaan, setelah dijahit oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno.

2. Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia berasal dari rumpun Melayu yang telah lama digunakan sebagai bahasa perhubungan di Asia Tenggara. Perkembangan bahasa ini menumbuhkan rasa persatuan di kalangan pemuda. Melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, bahasa Melayu diikrarkan sebagai bahasa persatuan Indonesia. Status dan penggunaannya kini diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.

3. Lambang Negara Garuda Pancasila

Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila, yang memiliki ciri-ciri dan makna khusus. Burung Garuda melambangkan kekuasaan dan kekuatan. Jumlah bulu pada setiap bagiannya—17 di sayap, 8 di ekor, 19 di bulu kecil di bawah perisai, dan 45 di leher—melambangkan tanggal kemerdekaan, 17 Agustus 1945. Perisai berbentuk jantung di dadanya melambangkan perlindungan, dan garis melintang di tengahnya melukiskan garis khatulistiwa. Cengkraman pita pada kakinya bertuliskan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”.

Lambang ini juga memuat simbol-simbol Pancasila sebagai ideologi negara:

  • Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa disimbolkan dengan bintang.
  • Sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab disimbolkan dengan rantai.
  • Sila ketiga: Persatuan Indonesia disimbolkan dengan pohon beringin.
  • Sila keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan disimbolkan dengan kepala banteng.
  • Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia disimbolkan dengan padi dan kapas.
4. Lagu Kebangsaan, yaitu Indonesia Raya

Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman. Pada tanggal 28 Oktober 1928 lagu Indonesia Raya dinyanyikan untuk pertama kali sebagai lagu kebangsaan negara. Lagu Indonesia Raya yang memiliki ejaan lama sebagai berikut.

5. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 disyahkan oleh PPKI padang tanggal 18 Agustus 1945 sebagai hukum dasar negara RI dan identitas nasional.

6. Kebudayaan Daerah

Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa yang berjumlah 1340 suku bangsa, jumlah bahasa yang ada di Indonesia berjumlah 724 bahasa, jumlah budaya yang ada di Indonesia berjumlah 7241 karya budaya dan jumlah ras di Indonesia ada 4 yaitu Papua Melanozoid, Negroid, weddoid, dan Melayu Mongoloid. Masyarakat Indonesia mendiami pulau-pulau serta berbicara dalam ragam bahasa, mempunyai budaya daerah. Kemudian budaya daerah ini ditetapkan sebagai budaya nasional dan identitas nasional.

Simpulan Materi

Identitas nasional adalah ciri khas suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain. Identitas nasional dibentuk oleh beberapa faktor, antara lain ikatan primordial, kesamaan agama, peran tokoh bangsa, sejarah, dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Identitas nasional Indonesia terwujud dalam beberapa bentuk, seperti Bendera Sang Merah Putih, Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, Lambang Negara Garuda Pancasila, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selain itu, UUD 1945 dan keragaman kebudayaan daerah yang telah ditetapkan sebagai budaya nasional juga menjadi bagian penting dari identitas bangsa.

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Berikut ini yang merupakan salah satu faktor primordial pembentuk identitas nasional adalah…

    A. Perkembangan ekonomi

    B. Kesamaan bahasa dan adat istiadat

    C. Lembaga pemerintahan

    D. Pengalaman masa lalu yang sama

  2. Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” pada lambang negara Garuda Pancasila bermakna…

    A. Bersatu dalam perbedaan

    B. Kekuasaan dan kekuatan

    C. Keberanian dan kesucian

    D. Keadilan sosial

  3. Filosofi warna pada bendera Indonesia, Sang Merah Putih, adalah…

    A. Merah untuk keberanian dan putih untuk kesucian

    B. Merah untuk kesucian dan putih untuk keberanian

    C. Merah untuk jiwa manusia dan putih untuk tubuh manusia

    D. Merah untuk perlindungan dan putih untuk kekuatan

  4. Berikut ini yang bukan merupakan faktor pembentuk identitas nasional Indonesia adalah…

    A. Ideologi doktriner yang diakui masyarakat

    B. Persepsi yang sama tentang sejarah

    C. Kepemimpinan dari para tokoh bangsa

    D. Adanya banyak partai politik

  5. Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 ditandai dengan pengibaran bendera Sang Merah Putih yang dijahit oleh…

    A. Siti Walidah

    B. Ibu Fatmawati

    C. R.A. Kartini

    D. Siti Harjati

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan antara identitas bangsa secara sosiologis-antropologis dan politis.

  2. Jelaskan mengapa faktor sejarah menjadi salah satu unsur penting pembentuk identitas nasional suatu bangsa.

  3. Jelaskan makna filosofis dari warna merah dan putih pada bendera Indonesia.

  4. Jelaskan makna simbolis dari setiap jumlah bulu pada lambang negara Garuda Pancasila.

  5. Jelaskan peran bahasa Indonesia dalam mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam.

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *