Lompat ke konten
Home » Blog » SMA Kelas 11 : Faktor Pendorong Dan Proses Terbentuknya Kelompok Sosial

SMA Kelas 11 : Faktor Pendorong Dan Proses Terbentuknya Kelompok Sosial

Apakah kamu pernah menyadari mengapa bisa ada yang namanya keluarga ataupun sebuah pertemanan pada sekitarmu? Semua jenis kelompok itu tidak terbentuk dengan sendirinya. Terdapat beberapa faktor faktor tertentu yang akan mendorong manusia untuk dapat membentuk maupun bergabung pada suatu kelompok sosial tertentu. Bagaiman faktor dan proses terbentuknya? Berikut ini penjelasannya :

1. Dorongan untuk Mempertahankan Hidup

Dengan membentuk maupun bergabung pada kelompok yang sudah ada, secara tidak langsung manusia itu sudah berusaha untuk mempertahankan hidupnya. Hal itu dikarenakan adanya kebutuhan pada hidupnya yang tidak akan mungkin untuk bisa terpenuhi semuanya hanya dengan hidup yang menyendiri. Dengan adanya kelompok sosial, hubungan antar manusia pasti akan semakin meluas hingga ke mana pun ia akan pergi pasti lebih merasa aman.

2. Dorongan untuk Meneruskan Keturunan

Keluarga bisa menjadi kelompok sosial untuk dapat meneruskan keturunan. Secara naluri alami, manusia akan sangat menginginkan untuk bisa melanjutkan generasi dan keturunannya. Kalian pasti tahu jika nilai-nilai tentang norma pasti akan diawali pada lingkungan keluarga, bukan? Dan keluarga bisa menjadi social control untuk pada individu yang ada di dalam keluarga itu sendiri.

3. Dorongan untuk Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Kerja

Pada era modern yang seperti sekarang ini, individu dituntut untuk bisa melakukan pekerjaan dengan efektif juga efisien untuk bisa mendapat hasil kerja yang maksimal. Dengan membagikan tugas yang jelas pada suatu kelompok sosial, pasti pekerjaan yang dihasilkan akan bisa maksimal juga bisa untuk meningkatkan efisiensi serta efektifitas kerja untuk mencapai tujuan bersama.

Kelompok tersebut tidak dengan sendirinya terjadi. Pada proses pembentukannya sendiri, pembentukan pada kelompok umumnya akan diawali dengan adanya sebuah persepsi, perasaan ataupun motivasi, serta tujuan yang sama pada memenuhi kebutuhan individu-individu yang terlibat. Proses selanjutnya didasarkan dengan beberapa hal berikut ini :

Motivasi: Pembagian peran yang adil serta berimbang akan bisa memotivasi para anggota kelompok untuk dapat berkompetisi dengan sehat dalam mencapai tujuan berkelompok. Hal tersebut bisa memicu anggota lain untuk berbagi informasi serta ilmu pengetahuan supaya bisa saling untuk memotivasi diri dan untuk terus mengembangkan kemampuan.

Interaksi: merupakan syarat utama pada pembentukan kelompok, dikarenakan dengan adanya interaksi akan terjadinya proses transfer ilmu juga informasi. Hubungan diantara individu juga menjadi semakin akrab dengan seringnya berinteraksi dan berbagi susah-senang bersama pada keseharian.

Tujuan: Pada aspek ini, kelompok yang terbentuk dikarenakan masing-masing individunya mempunyai dorongan untuk bisa mencapai tujuan tertentu.

Organisasi: Pengorganisasian akan dilakukan untuk mempermudah mengkoordinasikan dan proses berlangsungnya kegiatan dalam suatu kelompok. Dengan begitu, masalah apapun yang terjadi di dalam kelompok bisa diselesaikan secara lebih efesien dan efektif.

Persepsi: Masing-masing individu pada setiap kelompok harus menyamakan persepsi bersama dengan garis besar terhadap beberapa hal yang penting dalam kelompok itu. Tujuannya guna meminimalisir konflik diantara individu dalam kelompok.

Independensi: Kebebasan merupakan bagian penting pada dinamika kelompok. Kebebasan disini dapat mencakup kebebasan pada setiap anggota untuk dapat menyampaikan ide, serta pendapat dalam kelompok. Walaupun begitu, kebebasan harus tetap berada pada norma juga aturan yang telah disepakati kelompok.

Soal-soal:

1. Himpunan kesatuan manusia yang hidup bersama disebut juga dengan …
A. Kelompok sosial
B. Tertib sosial
C. Sistem sosial
D. Kesadaran sosial
E. Fenomena sosial

2. Pada prinsipnya kelompok sosial merupakan…
A. Orang-orang yang mempunyai identitas yang sama
B. Orang-orang yang mempunyai kerja sama pada pemenuhan kebutuhan
C. Kumpulan data-data orang yang memiliki nasib yang sama
D. Sejumlah orang yang saling berhubungan secara teratur
E. Himpunan kegemaran yang bersifat sementara

3. Berikut ini jenis kelompok sosial yang memiliki sifatnya sementara, yaitu…
A. Orang-orang dalam satu lingkungan RT yang sedang kerja bakti
B. Orang-orang berdemonstrasi menuntut upah dinaikan
C. Orang-orang berkerumun melihat kecelakaan lalu lintas
D. Anggota OSIS sedang mengikuti rapat kegiatan bulan bahasa
E. Kelompok ibu-ibu arisan di RW

4. Pada kehidupan di tengah-tengah masyarakat manusia perlu senantiasa bekerja sama dengan manusia yang lain dikarenakan pada dasarnya manusia adalah mahluk yang…
A. Kuat dan dinamis
B. Rakus dan statis
C. Kuat dan statis
D. Lemah dan dinamis
E. Kuat dan statis

5. Yang termasuk dalam contoh kelompok patembayan yaitu…
A. Kelompok sekte
B. Kelompok pengajian
C. Paguyuban Pasundan di Kepulauan Riau
D. Ikatan mahasiswa Malaysia di Bandung
E. Ikatan Pengusaha Real Estate Indonesia

Baca juga SMA Kelas 10 : Realitas Sosial sebagai Objek Kajian Sosiologi

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *