Lompat ke konten
Home » Blog » Infografis Materi Olimpiade Nasional Kimia : Sifat Koligatif Larutan

Infografis Materi Olimpiade Nasional Kimia : Sifat Koligatif Larutan

Sifat Koligatif Larutan

Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut, tetapi hanya bergantung pada konsentrasi zat terlarut. Kata “koligatif” sendiri berasal dari kata Latin colligare yang berarti “menyatukan”. Oleh karena itu, sifat ini bergantung pada pengaruh kolektif (kolektif) semua partikel, bukan pada jenis atau keadaannya.


Sifat kolektif adalah sifat yang hanya mempertimbangkan kuantitas, bukan kualitas. Sifat-sifat larutan seperti warna, kekentalan, dan warna merupakan sifat-sifat yang bergantung pada jenis zat terlarut. Solusi dengan sifat asosiatif harus memenuhi dua asumsi. Pertama, zat terlarut sulit diuapkan sehingga tidak menghasilkan uap. Kedua, zat terlarut tidak larut dalam pelarut padat.

Sifat koligatif larutan diklasifikasikan menjadi 4 kategori, yaitu :

Penurunan tekanan uap

Penguapan merupakan peristiwa yang terjadi ketika suatu partikel zat cair meninggalkan golongannya. Semakin lemah gaya tarik menarik antar molekul zat cair maka semakin mudah zat cair tersebut menguap. Semakin mudah suatu cairan menguap, semakin tinggi tekanan uap jenuhnya.

Kenaikan titik didih

Titik didih suatu zat cair adalah suhu tertentu pada saat zat cair tersebut mendidih. Pada suhu ini, tekanan uap zat cair sama dengan tekanan udara di sekitarnya. Ini akan menguapkan semua cairan.

Penurunan titik beku

Titik beku suatu larutan adalah suhu dimana tekanan uap zat cair sama dengan tekanan uap zat padat, atau suhu dimana air mulai membeku. Titik beku standar suatu zat adalah suhu di mana zat tersebut meleleh atau membeku pada tekanan 1 atmosfer (keadaan standar).

Tekanan osmotik

Osmotik adalah proses dimana molekul pelarut berpindah dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat atau dari pelarut murni ke larutan melalui membran semipermeabel. Kesinambungan fenomena osmotik berlanjut hingga tercapai kesetimbangan atau tercapainya kedua larutan isotonik.

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *