Lompat ke konten
Home » Blog » IPA – SMP – Struktur dan Fungsi Organisme

IPA – SMP – Struktur dan Fungsi Organisme

Materi :
Struktur dan Fungsi Organisme
Sub Materi :
1. Sistem Organ Manusia
2. Sistem Organ Pada Tumbuhan

Pengantar Materi

Struktur dan fungsi organisme merujuk pada bagaimana berbagai bagian penyusun makhluk hidup (mulai dari sel hingga organ dan sistem organ) bekerja sama untuk menjalankan fungsi kehidupan secara keseluruhan. Struktur sel, jaringan, organ, dan sistem organ memiliki peran masing-masing yang saling terkait untuk menjaga organisme tetap hidup dan berfungsi dengan baik.

Sistem Organ Manusia

Berdasarkan fungsinya, sistem organ tubuh manusia dapat dibagi menjadi beberapa bagian yang meliputi:

1. Sistem Indra

Gambar 1.1. Gambar Sistem Indra

Sistem indra pada manusia terdiri dari 5 indra atau yang biasa disebut pancaindra. Pancaindra terdiri dari mata yang berfungsi untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung untuk mencium bau, lidah untuk mengecap rasa, dan kulit sebagai indra peraba.

2. Sistem kardiovaskular

Gambar 1.2. Gambar Sistem kardiovaskular

Sistem kardiovaskular terdiri dari jantung (kardio) dan pembuluh darah (vaskular). Sistem kardiovaskular bertanggung jawab dalam memastikan sirkulasi darah berjalan lancar, yaitu dengan memompa dan mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Darah sendiri merupakan sarana transportasi bagi oksigen, nutrisi, dan zat penting lain, seperti hormon, untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

3. Sistem pernapasan

Gambar 1.3. Sistem pernapasan

Sistem pernapasan merupakan salah satu sistem organ yang memiliki peran vital bagi kelangsungan hidup manusia. Sistem ini berfungsi untuk mengambil oksigen dari udara yang dihirup dan mengeluarkan karbon dioksida sebagai sisa metabolisme dari dalam tubuh.
Organ sistem pernapasan terdiri dari dua bagian, yaitu organ sistem pernapasan atas dan bawah. Organ sistem pernapasan bagian atas meliputi rongga hidung, sinus, faring, dan laring. Sementara itu, organ sistem pernapasan bagian bawah meliputi trakea, bronkus, diafragma, dan paru-paru.

4. Sistem pencernaan

Gambar 1.4. Sistem pencernaan

Sistem pencernaan memungkinkan tubuh untuk menerima makanan, lalu mengolahnya menjadi nutrisi serta energi yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Proses metabolisme makanan menjadi energi dan nutrisi ini melibatkan sistem pencernaan yang terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, hati, pankreas, usus, dan anus.

5. Sistem reproduksi

Gambar 1.5. Sistem reproduksi

Pria dan wanita memiliki sistem reproduksi yang berbeda. Sistem reproduksi pria mencakup semua organ yang digunakan selama hubungan seksual untuk menghasilkan keturunan, seperti penis, testis, epididimis, dan vas deferens.
Sementara itu, sistem reproduksi wanita mencakup semua organ yang diperlukan untuk berhubungan seksual, kehamilan, dan melahirkan anak. Organ reproduksi tersebut meliputi vagina, rahim, ovarium, dan tuba falopi.

6. Sistem urogenital

Gambar 1.6. Sistem urogenital

Sistem urogenital terdiri dari ginjal, saluran kemih, kandung kemih, dan uretra. Sistem organ ini berfungsi untuk menyaring racun, cairan, dan elektrolit yang berlebihan, seperti kalium dan natrium, di dalam darah.

7. Sistem saraf dan muskuloskeletal

Sistem saraf terdiri dari semua sel saraf di tubuh, baik saraf sensorik maupun saraf motorik. Sistem saraf memungkinkan manusia untuk merasakan, memahami, dan memberi respons terhadap lingkungan di sekitarnya. Sistem saraf juga berperan dalam gerak tubuh bersama dengan sistem muskuloskeletal.

8. Sistem endokrin

Gambar 1.8. Sistem endokrin

Sistem endokrin terdiri dari hipotalamus di otak dan serangkaian kelenjar yang bertugas untuk menghasilkan hormon. Hormon sendiri berperan dalam mengendalikan berbagai fungsi tubuh, seperti pernapasan, metabolisme, reproduksi, pergerakan, pertumbuhan, persepsi sensorik, dan perkembangan seksual.

9. Sistem ekskresi

Sistem ekskresi merupakan sistem organ pada manusia yang berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme dan zat-zat lain yang dianggap racun oleh tubuh. Sistem ekskresi terdiri dari kulit, hati, usus besar, paru-paru, dan ginjal.

10. Sistem imunitas

Sistem imunitas atau sistem kekebalan tubuh meliputi sel-sel khusus, seperti sel darah putih dan limfosit, serta sistem limfatik yang terdiri dari limpa, hati, kelenjar timus, dan kelenjar getah bening. Sistem imunitas berperan dalam mendeteksi keberadaan zat berbahaya atau beracun, sel kanker, serta berbagai penyebab infeksi, seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit. Selanjutnya, sistem imunitas akan menghasilkan antibodi untuk menghancurkan zat atau sel berbahaya tersebut.

Sistem Organ Pada Tumbuhan

Sistem organ merupakan kumpulan berbagai organ yang saling tersusun dan berinteraksi membentuk sistem tertentu. Masing-masing organ pada tumbuhan berperan secara langsung untuk kehidupan individu tumbuhan.

1. Sistem Pengangkut

Gambar 1.9. Sistem Pengangkut

Berkas pengangkut termasuk sistem pengangkut yang berfungsi mengedarkan air, unsur hara, dan zat hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. Adapun organ yang membantu fungsi sistem pengangkut adalah pembuluh kayu yang disebut xylem, tapis yang disebut floem, yang terdapat di akar, batang, dan daun.

2. Sistem Pernafasan

Jika pada manusia, sistem pernapasan didukung oleh hidung dan paru-paru, pada tumbuhan ada stomata. Sistem pernapasan berfungsi respirasi pada tumbuhan, yaitu keluar masuknya oksigen dan karbondioksida untuk pembentukan dan pembongkaran energi yang diperlukan oleh tumbuhan. Organ yang berperan sistem pernapasan tumbuhan yaitu stomata, lenti sel, dan akar.

3. Sistem Evaporasi

Evaporasi adalah proses perubahan molekul zat cair menjadi gas atau uap air, atau disebut juga penguapan. Sistem evaporasi ini dapat terjadi jika ada pengaruh suhu di lingkungan yang memengaruhi tumbuhan, baik suhu panas ataupun dingin. Organ yang berperan pada sistem evaporasi adalah daun yang dilengkapi dengan stomata dan lenti selnya.

4. Sistem Reproduksi

Gambar 1.10. Ilustrasi Sistem Reproduksi

Sistem reproduksi atau perkembangbiakan bertujuan untuk melestarikan jenis tumbuhan. Perkembangbiakan pada tumbuhan dibagi menjadi 2, yaitu perkembangbiakan generatif dan vegetatif. Perkembangbiakan generatif adalah terjadinya tumbuhan baru dengan cara penyerbukan. Sedangkan perkembangbiakan vegetatif tidak melalui peleburan sel. Sistem reproduksi pada tumbuhan meliputi organ putik, benang sari, bakal buah, dan bakal biji.

5. Sistem Gerak

Sistem gerak berfungsi merespons rangsangan dari luar, sehingga organ yang berperan yaitu akar, batang, dan daun.

Simpulan Materi

Manusia memiliki beragam sistem organ yang bekerja sama untuk menjalankan fungsi vital, seperti sistem indra, kardiovaskular, pernapasan, pencernaan, reproduksi, urogenital, saraf, endokrin, ekskresi, dan imunitas. Di sisi lain, tumbuhan juga memiliki sistem organ yang spesifik untuk kehidupannya, termasuk sistem pengangkut, pernapasan, evaporasi, reproduksi, dan gerak. Dengan demikian, baik manusia maupun tumbuhan memiliki struktur dan fungsi organ yang terorganisir untuk memastikan kelangsungan hidupnya.

 

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

1. Interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya disebut…

a. jaring-jaring makanan
b. daur biogeokimia
c. ekosistem
d. rantai makanan

2. Organisme yang termasuk dalam tingkat trofik kedua dan memakan produsen adalah…

a. konsumen tersier
b. konsumen sekunder
c. konsumen primer
d. produsen

3. Berikut ini adalah contoh dari komponen abiotik, kecuali…

a. udara
b. jasad renik
c. cahaya matahari
d. air

4. Proses pergerakan dan transformasi unsur nitrogen melalui organisme hidup dan lingkungan disebut…

a. daur fosfor
b. daur hidrogen
c. daur sulfur
d. daur nitrogen

5. Peristiwa makan dan dimakan antara sesama makhluk hidup dengan urutan-urutan tertentu disebut…

a. daur biogeokimia
b. rantai makanan
c. ekosistem
d. jaring-jaring makanan

Soal Essay

1. Jelaskan mengapa komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem saling berhubungan satu sama lain.

2. Jelaskan perbedaan antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan.

3. Deskripsikan peran produsen dalam sebuah ekosistem.

4. Jelaskan mengapa daur karbon berperan penting dalam menjaga keseimbangan suhu di Bumi.

5. Sebutkan tiga jenis daur biogeokimia dan jelaskan mengapa daur ini penting bagi kelangsungan hidup makhluk di Bumi.

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *