Lompat ke konten
Home » Blog » Latihan Soal TKA – SMA – Kebahasaan

Latihan Soal TKA – SMA – Kebahasaan

Materi :
Kebahasaan

Pengantar Materi

Kebahasaan merujuk pada segala sesuatu yang berhubungan dengan bahasa. Ini mencakup aspek-aspek, aturan, dan struktur yang mengatur penggunaan bahasa secara baik dan benar, seperti yang diatur dalam KBBI dan PUEBI (atau EYD yang disempurnakan).

Latihan Soal Pilihan Ganda

  1. Dalam sebuah laporan ilmiah tertulis kalimat berikut: “pada bulan agustus 1945 bangsa indonesia memproklamasikan kemerdekaannya di jakarta.” Jika kalimat tersebut akan diperbaiki sesuai kaidah penggunaan huruf kapital dan ejaan yang berlaku, manakah bentuk perbaikan yang paling tepat berdasarkan prinsip penulisan nama bulan, peristiwa sejarah, dan nama tempat?
    A. Pada Bulan Agustus 1945 Bangsa Indonesia Memproklamasikan Kemerdekaannya di Jakarta.
    B. Pada bulan Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya di Jakarta.
    C. Pada bulan agustus 1945 Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya di jakarta.
    D. Pada bulan Agustus 1945 Bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaannya di Jakarta.
    E. Pada Bulan Agustus 1945 bangsa indonesia memproklamasikan kemerdekaannya di Jakarta.

  2. Perhatikan kalimat berikut: “Para siswa itu di beri pengarahan agar tidak salah mengartikan di ambil dan diambil dalam penulisan laporan.” Analisislah kesalahan penulisan kata depan dan imbuhan pada kalimat tersebut. Perbaikan yang paling tepat sesuai kaidah EYD adalah …
    A. Para siswa itu diberi pengarahan agar tidak salah mengartikan diambil dan di ambil dalam penulisan laporan.
    B. Para siswa itu di beri pengarahan agar tidak salah mengartikan di ambil dan diambil dalam penulisan laporan.
    C. Para siswa itu diberi pengarahan agar tidak salah mengartikan diambil dan diambil dalam penulisan laporan.
    D. Para siswa itu diberi pengarahan agar tidak salah mengartikan di ambil dan diambil dalam penulisan laporan.
    E. Para siswa itu di beri pengarahan agar tidak salah mengartikan diambil dan di ambil dalam penulisan laporan.

  3. Bacalah kalimat berikut: “Penelitian itu menghasilkan tiga temuan utama yaitu peningkatan partisipasi, perbaikan sistem evaluasi dan penguatan literasi.” Agar sesuai dengan kaidah tanda baca, terutama penggunaan titik dua dan koma dalam perincian, bentuk yang paling tepat adalah …
    A. Penelitian itu menghasilkan tiga temuan utama, yaitu peningkatan partisipasi perbaikan sistem evaluasi dan penguatan literasi.
    B. Penelitian itu menghasilkan tiga temuan utama yaitu: peningkatan partisipasi, perbaikan sistem evaluasi, dan penguatan literasi.
    C. Penelitian itu menghasilkan tiga temuan utama: yaitu peningkatan partisipasi, perbaikan sistem evaluasi, dan penguatan literasi.
    D. Penelitian itu menghasilkan tiga temuan utama: peningkatan partisipasi, perbaikan sistem evaluasi, dan penguatan literasi.
    E. Penelitian itu menghasilkan tiga temuan utama; peningkatan partisipasi; perbaikan sistem evaluasi; dan penguatan literasi.

  4. Kata “pelaksanaan” secara morfologis terbentuk melalui proses afiksasi. Analisis yang paling tepat mengenai struktur morfem pembentuk kata tersebut adalah …
    A. pe- (prefiks) + laksana (kata dasar)
    B. per-…-an (konfiks) + laksana
    C. pe- + laksana + -an (kombinasi prefiks dan sufiks)
    D. pel- + aksana (pemajemukan)
    E. laksana + -kan (sufiks)

  5. Perhatikan kalimat berikut: “Rumah sakit itu bekerja sama dengan rumah makan di sebelahnya untuk menyediakan makanan bagi pasien.” Analisis yang tepat terhadap frasa “rumah sakit” dan “rumah makan” berdasarkan konsep pemajemukan adalah …
    A. Keduanya merupakan gabungan kata biasa yang maknanya dapat ditebak langsung dari unsur pembentuknya.
    B. Keduanya merupakan bentuk reduplikasi sebagian.
    C. Keduanya adalah kata majemuk yang memiliki makna khusus dan tidak sepenuhnya dapat ditebak dari kata penyusunnya.
    D. Keduanya termasuk morfem terikat.
    E. Keduanya merupakan bentuk afiksasi dengan konfiks.

  6. Bacalah kalimat berikut: “Para peserta yang mengikuti lomba itu mereka harus mengumpulkan karya sebelum pukul lima.” Ditinjau dari prinsip kalimat efektif, kelemahan utama kalimat tersebut adalah …
    A. Tidak memiliki predikat.
    B. Mengandung pleonasme pada unsur subjek.
    C. Tidak menggunakan tanda baca yang tepat.
    D. Menggunakan kata tidak baku.
    E. Tidak memiliki keterangan waktu.

  7. Perhatikan pasangan kata berikut: “bisa” (racun ular) dan “bisa” (mampu melakukan sesuatu). Hubungan makna kedua kata tersebut termasuk dalam kategori …
    A. Sinonim
    B. Antonim
    C. Homonim
    D. Hiponim
    E. Polisemi konotatif

  8. Dalam kalimat berikut: “Ia dikenal sebagai tangan kanan direktur dalam perusahaan itu.” Makna frasa “tangan kanan” ditinjau dari jenis makna termasuk …
    A. Denotatif karena menunjuk bagian tubuh.
    B. Konotatif karena memiliki makna kiasan sebagai orang kepercayaan.
    C. Umum karena mencakup seluruh pegawai.
    D. Khusus karena hanya berlaku pada direktur.
    E. Sinonim dari asisten tanpa nuansa makna tambahan.

  9. Perhatikan kalimat majemuk berikut: “Mahasiswa itu menyusun laporan penelitian dan ia mempresentasikannya di depan dosen penguji.” Jika dianalisis berdasarkan struktur, kalimat tersebut termasuk …
    A. Kalimat tunggal dengan satu predikat.
    B. Kalimat majemuk setara dengan dua pola S-P.
    C. Kalimat majemuk bertingkat dengan anak kalimat sebab.
    D. Kalimat imperatif majemuk.
    E. Kalimat eksklamatif kompleks.

  10. Cermati kalimat berikut: “Kebijakan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.” Jika ditinjau dari aspek diksi dalam konteks tulisan ilmiah formal, pernyataan yang paling tepat adalah …
    A. Diksi tidak tepat karena terlalu sederhana.
    B. Diksi tepat karena sesuai konteks formal dan tidak bermakna ganda.
    C. Diksi salah karena menggunakan kata serapan.
    D. Diksi ambigu karena semua kata bermakna konotatif.
    E. Diksi tidak efektif karena tidak memiliki subjek.

Yuk share dan diskusikan jawabanmu di Kolom Komentar!!

Latihan Soal Essay

  1. Analisislah secara mendalam peran huruf kapital dalam membangun kejelasan dan formalitas teks ilmiah. Sertakan contoh kalimat yang salah dan perbaikannya, serta jelaskan implikasi kesalahan kapitalisasi terhadap makna dan kredibilitas tulisan.

  2. Uraikan perbedaan konseptual antara kata depan dan imbuhan dengan menelaah contoh penggunaan “di” dalam berbagai konteks. Jelaskan bagaimana kesalahan penulisan dapat mengubah makna dan struktur kalimat secara gramatikal.

  3. Jelaskan proses afiksasi dalam bahasa Indonesia dengan memberikan analisis morfologis pada minimal tiga kata turunan berbeda. Bahas perubahan kelas kata dan perubahan makna yang terjadi akibat proses tersebut.

  4. Bandingkan reduplikasi dan pemajemukan sebagai proses pembentukan kata. Jelaskan perbedaan ciri, fungsi semantik, serta berikan contoh yang menunjukkan perubahan makna secara signifikan.

  5. Sebuah paragraf dinilai tidak efektif karena berbelit-belit dan mengandung pengulangan tidak perlu. Jelaskan prinsip-prinsip kalimat efektif dan demonstrasikan bagaimana menyunting paragraf tersebut agar lebih ringkas, logis, dan koheren.

  6. Jelaskan perbedaan makna denotatif dan konotatif dalam konteks wacana sastra dan ilmiah. Berikan ilustrasi bagaimana satu kata dapat memiliki makna berbeda tergantung konteks penggunaannya.

  7. Analisislah struktur unsur kalimat (S, P, O, Pel, Ket) dalam sebuah kalimat majemuk bertingkat yang Anda susun sendiri. Jelaskan hubungan antarklausa serta fungsi setiap unsur secara sistematis.

  8. Dalam komunikasi formal, pemilihan kata sangat menentukan ketepatan pesan. Uraikan kriteria pemilihan diksi yang tepat dalam teks akademik serta risiko penggunaan kata tidak baku atau ambigu.

  9. Jelaskan perbedaan sinonim, antonim, dan homonim dengan memberikan masing-masing dua contoh dalam kalimat. Analisis bagaimana kesalahan memahami hubungan makna tersebut dapat memengaruhi interpretasi teks.

  10. Sebuah teks berita mengandung kesalahan ejaan, tanda baca, dan struktur kalimat sekaligus. Jelaskan langkah sistematis yang harus dilakukan seorang penyunting bahasa untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan tersebut berdasarkan kaidah kebahasaan yang berlaku.

 
 
Yuk share dan diskusikan jawabanmu di Kolom Komentar!!

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *