Lompat ke konten
Home » Blog » SD – IPA – Faktor Perubahan Benda

SD – IPA – Faktor Perubahan Benda

Materi :
Faktor Perubahan Benda
Sub Materi :
1. Penyebab Perubahan Benda dan Cara Mencegahnya
2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan pada Benda

Pengantar Materi

Faktor Perubahan Benda. Perubahan benda disebabkan oleh berbagai faktor seperti perubahan suhu, kalor (energi panas), udara (kelembapan dan oksigen), kelembaban, pemanasan, pembakaran, makhluk hidup, dan bahkan proses pelapukan (biologi dan fisika). Faktor-faktor ini bekerja melalui pelepasan atau penyerapan energi, sehingga memengaruhi wujud, bentuk, ukuran, atau sifat benda itu sendiri.

Penyebab Perubahan Benda dan Cara Mencegahnya

Benda-benda di sekitar kita mengalami perubahan. Penyebab terjadinya perubahan adalah akibat kondisi-kondisi alam, misalnya pelapukan, perkaratan, dan pembusukan.

1. Pelapukan

Pernahkah kamu melihat kursi kayu di taman? Apabila dibiarkan lama dan kehujanan, kayunya akan basah dan rapuh. Kayu kursi menjadi lapuk. Dinding rumah yang kurang semennya dan tempatnya lembap, sering terlihat berjamur dan mudah mengelupas. Cuaca panas dan hujan mengakibatkan bahan-bahan dari kayu dapat berubah.

Dari contoh-contoh di atas benda yang mengalami pelapukan umumnya karena terkena air dan jamur pada waktu yang lama. Pelapukan pada benda dapat dicegah dengan berbagai cara. Benda-benda dari kayu dicat atau dipelitur. Benda-benda dari bahan kulit seperti sepatu dan tas dicat atau disimpan di tempat yang tidak lembap dan dalam keadaan kering.

2. Perkaratan

Gambar 1.1. Ilustrasi Perkaratan

Amati pagar besi yang dicat dan bagian yang mengelupas catnya. Bagaimana permukaananya? Bagian yang mengelupas catnya, berwarna cokelat dan permukaannya berlubang-lubang atau keropos. Perubahan pada besi ini disebut perkaratan.

Benda yang terbuat dari besi mengalami perkaratan karena ada permukaan benda yang berinteraksi langsung dengan udara. Komponen udara yang menyebabkan perkaratan adalah gas oksigen. Perkaratan lebih cepat berlangsung dengan adanya air.

3. Pembusukan Makanan

Pada buah yang busuk kadang-kadang tumbuh jamur, rasanya berubah, lembek, dan kadang-kadang ada ulat. Selain pada buah-buahan, pembusukan dapat pula terjadi pada sayuran, kue, telur, susu, dan nasi. Pembusukan pada susu dan nasi disebut basi, pada kue atau roti disebut berjamur.

Penyebab pembusukan bergantung pada jenis makanan. Pembusukan pada makanan disebabkan oleh jamur atau bakteri yang disebut juga mikroba. Makanan ada yang sengaja dibuat membusuk, tetapi tidak membahayakan untuk dimakan. Contohnya, oncom, tempe, yoghurt. Oncom berasal dari kacang tanah yang diberi ragi.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan pada Benda

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan pada benda, yaitu suhu, kelembapan, waktu, dan kuman.

1. Suhu

Suhu dingin ataupun panas dapat mempengaruhi perubahan pada benda.

  1. Suhu dingin

Dalam keadaan suhu rendah, jamur atau bakteri tidak dapat bekerja dengan aktif sehingga menghambat proses pembusukan. Di dalam lemari es, bagian untuk membuat es suhunya sangat rendah sehingga tidak baik untuk menyimpan sayuran dan buah-buahan.

  1. Suhu panas

Perubahan benda akibat suhu diterapkan juga dalam teknologi pemasangan rel kereta api, kaca jendela, dan kawat listrik. Rel yang terbuat dari baja akan memuai jika kena panas, untuk itu maka disediakan ruang pada sambungan antarrel. Jika tidak ada ruang, pada saat memuai akan saling mendorong sehingga rel akan melengkung.

2. Kelembapan

Benda-benda dari kulit apabila disimpan di tempat lembap akan mudah berjamur. Begitu juga pisau besi yang disimpan di tempat lembap akan cepat berkarat. Berdasarkan pengamatan ini, kelembapan dapet mempercepat pelapukan, pembusukan, juga perkaratan.

3. Waktu

Dengan bertambahnya waktu, pembusukan makanan makin bertambah. Demikian pula perkaratan dan pelapukan pada benda-benda. Makin lama karat akan makin banyak, benda-benda yang lapuk akan makin rapuh dan hancur.

4. Kuman

Makanan sebelum diolah umumnya dimasak dahulu pada suhu tertentu. Kuman akan mati pada suhu yang tinggi atau sangat rendah. Pemanasan yeng sesuai pada saat mengolah makanan akan menghambat proses pembusukan. Begitu juga dengan pendinginan.

Menghilangkan kuman pada makanan bisa juga dengan cara kimia, yaitu dengan memberikan ozon pada makanan terutama pada makanan kaleng atau kemasan.

Simpulan Materi

perubahan benda dapat disebabkan oleh faktor alam seperti pelapukan, perkaratan, dan pembusukan, yang dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, waktu, dan kuman. Pelapukan terjadi pada benda seperti kayu akibat cuaca dan jamur, yang dapat dicegah dengan pengecatan. Perkaratan terjadi pada besi akibat interaksi dengan oksigen dan air. Sementara itu, pembusukan pada makanan disebabkan oleh mikroba seperti jamur atau bakteri, yang dapat dihambat oleh suhu dingin, proses memasak, atau pemberian zat kimia.

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Berikut ini adalah salah satu penyebab perubahan pada benda yang terjadi pada kayu yang basah dan rapuh karena kehujanan adalah…

    a. perkaratan

    b. pembusukan

    c. pelapukan

    d. penguapan

  2. Berikut ini yang merupakan komponen udara yang menyebabkan perkaratan pada benda berbahan besi adalah…

    a. karbon dioksida

    b. hidrogen

    c. oksigen

    d. nitrogen

  3. Salah satu cara untuk mencegah pelapukan pada benda-benda dari kayu adalah…

    a. menyimpan di tempat lembap

    b. membiarkan terkena hujan

    c. dicat atau dipelitur

    d. disimpan di tempat panas

  4. Perubahan pada benda akibat suhu yang panas diterapkan juga dalam teknologi…

    a. pembuatan roti

    b. pemasangan rel kereta api

    c. penyimpanan makanan di lemari es

    d. pembuatan keramik

  5. Mikroba yang menyebabkan pembusukan pada makanan adalah…

    a. jamur atau bakteri

    b. serangga

    c. cacing

    d. ulat

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan mendasar antara pelapukan dan perkaratan.

  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pembusukan makanan.

  3. Jelaskan bagaimana suhu dingin dapat menghambat proses pembusukan.

  4. Jelaskan bagaimana kelembapan dapat memengaruhi perubahan pada benda.

  5. Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi perubahan pada benda?

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *