Lompat ke konten
Home » Blog » SD – MATEMATIKA – Pengukuran

SD – MATEMATIKA – Pengukuran

Materi :
Pengukuran
Sub Materi :
1. Pengukuran Panjang
2. Pengukuran Berat

Pengantar Materi

Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai suatu besaran yang tidak diketahui dengan besaran sejenis yang telah ditetapkan sebagai satuan, yang dilakukan untuk memperoleh data kuantitatif yang akurat dan objektif tentang suatu objek atau fenomena. Hasilnya berupa nilai numerik yang memberikan informasi tentang kuantitas suatu besaran, seperti panjang, massa, atau waktu, menggunakan alat ukur atau metode tertentu.

Pengukuran Panjang

Pengukuran merupakan sebuah proses atau suatu kegiatan untuk mengidentifikasi besar kecilnya, panjang pendeknya, atau berat ringannya suatu objek. Pengukuran dalam modul ini meliputi pengukuran panjang, luas, volume, dan berat (yang akan dibahas secara bertahap). Pengukuran panjang dapat dilakukan dengan menggunakan satuan tidak baku dan dengan menggunakan satuan baku.

1. Pengukuran Tidak Baku

Pengukuran panjang dengan menggunakan satuan tidak baku merupakan sebuah pengukuran yang memungkinkan perbedaan hasil karena menggunakan alat ukur yang tidak standar. Beberapa contoh pengukuran dengan menggunakan satuan tidak baku untuk mengukur panjang antara lain sebagai berikut:

  1. Jengkal adalah pengukuran yang disesuaikan dengan jarak paling panjang antara ujung ibu jari tangan dengan ujung jari kelingking.
  2. Hasta adalah pengukuran yang dilakukan dengan ukuran sepanjang lengan bawah dari siku sampai ujung jari tengah.
  3. Depa adalah pengukuran yang dilakukan dengan ukuran sepanjang kedua belah tangan dari ujung jari tengah kiri sampai ujung jari tengah kanan.
  4. Kaki adalah pengukuran yang dilakukan dengan ukuran panjang sebuah kaki.
  5. Tapak adalah pengukuran yang dilakukan dengan ukuran panjang sebuah tapak.
  6. Langkah adalah pengukuran yang dilakukan dengan ukuran panjang sebuah langkah.
2. Pengukuran Baku

Pengukuran dengan menggunakan satuan baku merupakan sebuah pengukuran yang hasilnya tetap atau standar. Terdapat dua acuan pengukuran baku yang digunakan yaitu pengukuran sistem Inggris dan pengukuran sistem Metrik. Pengukuran sistem Inggris dikembangkan dari benda-benda yang ada di sekitar kita dan telah distandarkan.

Satuan baku yang berlaku untuk mengukur panjang sebuah benda ataupun jarak adalah kilometer (km), hektometer (hm), dekameter (dam), meter (m), desimeter (dm), centimeter (cm), dan millimeter (mm).

Pengukuran Berat

Satuan baku yang dapat digunakan untuk mengukur berat adalah kg, hg, dag, gram, dg, cg, mg. Perhatikan bagan di bawah ini.

Berdasarkan bagan tersebut, terdapat satuan baku yang lain untuk mengukur berat, yaitu: 1 ton = 10 kw, 1 ton = 1000 kg, dan 1 kw = 100 kg. Selain itu terdapat ukuran baku yang lain yaitu 1 ons, dimana 1 ons = 1 hg.

1. Pengukuran waktu

Sebelum membahas tentang debit, maka akan dimulai terlebih dahulu mempelajari pengukuran waktu. Satuan baku untuk mengukur waktu adalah detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, semester, tahun, lustrum, windu, dasawarsa, dan abad.

2. Debit

Permasalahan dalam kajian volume tidak hanya sekedar menghitung berapa volume dari sebuah bangun ruang tetapi berhubungan juga dengan debit. Debit digunakan untuk mengukur volume zat cair yang mengalir untuk setiap satuan waktu. Satuan yang biasa digunakan adalah volume persatuan waktu (/detik, /jam, liter/menit, liter/detik ataupun liter/jam).

Debit = Volume/Waktu

3. Jarak, Waktu, dan Kecepatan

Konsep kecepatan tentu sangat berhubungan dengan kegiatan sehari-hari. Seperti telah diketahui, kecepatan juga berkaitan dengan jarak dan waktu tempuh. Tentu kita masih ingat akan rumus kecepatan.

Kecepatan = Jarak/Waktu

Jarak = Waktu × Kecepatan

Waktu = Jarak/Kecepatan

Pada bagian ini akan dipaparkan mengenai waktu berpapasan dan waktu menyusul. Saat dua orang melakukan sebuah perjalanan dari arah yang berlawanan, dan melalui jarak yang sama (dengan asumsi kecepatannya adalah konstan), maka di suatu titik tertentu mereka akan berpapasan. Sama halnya ketika ada dua orang berkendara dengan arah yang sama dan melalui jalur yang sama, maka orang yang satu akan menyusul orang yang terlebih dahulu berangkat dengan kecepatan yang berbeda.

Simpulan Materi

pengukuran adalah proses mengidentifikasi besar, panjang, atau berat suatu objek. Teks menjelaskan pengukuran panjang yang dapat dilakukan dengan satuan tidak baku (seperti jengkal, hasta, dan depa) dan satuan baku (seperti kilometer, meter, dan milimeter). Selain itu, teks juga membahas pengukuran berat dengan satuan baku (kg, hg, gram) dan satuan lain (ton, kuintal, ons), serta konsep terkait seperti pengukuran waktu dan debit (volume zat cair per satuan waktu). Teks juga mengaitkan konsep kecepatan dengan jarak dan waktu, termasuk waktu berpapasan dan waktu menyusul.

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Berikut ini adalah salah satu satuan tidak baku yang disesuaikan dengan jarak paling panjang antara ujung ibu jari tangan dengan ujung jari kelingking adalah…

    a. hasta

    b. depa

    c. jengkal

    d. kaki

  2. Berikut ini yang merupakan pengukuran yang hasilnya tetap atau standar adalah…

    a. pengukuran tidak baku

    b. pengukuran baku

    c. jengkal

    d. hasta

  3. Rumus untuk menghitung debit adalah…

    a. Volume/Waktu

    b. Jarak/Waktu

    c. Waktu × Kecepatan

    d. Jarak/Kecepatan

  4. Satuan baku yang setara dengan 1 ons adalah…

    a. 1 kg

    b. 1 hg

    c. 1 dag

    d. 1 g

  5. Proses atau suatu kegiatan untuk mengidentifikasi besar kecilnya, panjang pendeknya, atau berat ringannya suatu objek disebut…

    a. identifikasi

    b. pengukuran

    c. penimbangan

    d. penghitungan

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan mendasar antara pengukuran tidak baku dan pengukuran baku.

  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengukuran dan apa saja yang diukur.

  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan debit dan satuan yang biasa digunakan.

  4. Jelaskan bagaimana konsep kecepatan berhubungan dengan jarak dan waktu.

  5. Apa saja contoh dari pengukuran tidak baku?

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *