Lompat ke konten
Home » Blog » SMP – IPS – Peta dan Konsep Ruang Geografi

SMP – IPS – Peta dan Konsep Ruang Geografi

Materi :
Peta dan Konsep Ruang Geografii
Sub Materi :
1. Pengertian Ruang dalam Konsep Geografis
2. Implikasi Pengertian Ruang dalam Geografi
3. Konsep Ruang dalam Geografi
4. Konsep Geografi

Pengantar Materi

Peta dalam geografi adalah representasi visual dan berskala dari permukaan bumi, menampilkan berbagai fenomena fisik dan sosial pada bidang datar, sedangkan konsep ruang geografi adalah konsep abstrak yang merujuk pada suatu area atau lingkungan fisik di mana segala kegiatan manusia dan makhluk hidup lain berlangsung, serta hubungannya dengan lingkungan sekitarnya. Peta berfungsi sebagai alat untuk memvisualisasikan ruang dan konsep-konsep geografi, seperti lokasi, jarak, dan pola.

Pengertian Ruang dalam Konsep Geografis

Dalam geografi, ruang adalah konsep inti yang digunakan untuk memahami hubungan antara manusia, lingkungan, dan fenomena yang terjadi. Konsep ini lebih dari sekadar lokasi dan jarak, melainkan melibatkan beberapa aspek penting:

  • Dimensi Fisik: Mencakup atribut alami seperti lokasi, iklim, dan topografi.
  • Dimensi Manusia: Melibatkan populasi, kegiatan ekonomi, budaya, dan interaksi sosial.
  • Keterkaitan: Ruang dilihat sebagai sistem yang saling terhubung, bukan sebagai entitas yang terisolasi.
  • Konteks Sejarah: Memahami bagaimana suatu ruang telah berubah seiring waktu.
  • Kualitas Hidup: Menggunakan ruang sebagai alat untuk menilai kondisi sosial-ekonomi suatu wilayah.

Pengertian ruang dalam geografi memiliki beberapa manfaat dan pentingnya:

1. Pemahaman Terhadap Lingkungan

Memahami ruang membantu kita menggali hubungan antara manusia dan lingkungan, termasuk dampak manusia terhadap ekosistem.

2. Perencanaan Kota dan Wilayah

Pemahaman ruang penting dalam perencanaan perkotaan dan wilayah. Ini membantu pemerintah dan perencana kota mengorganisasi penggunaan lahan dan infrastruktur.

3. Analisis Sosial dan Ekonomi

Dengan memahami ruang, peneliti geografi dapat menganalisis perbedaan sosial-ekonomi antara berbagai wilayah dan mengidentifikasi masalah yang mungkin memerlukan perhatian khusus.

4. Pengambilan Keputusan Politik

Pemahaman tentang ruang juga memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan politik dan strategi pembangunan.

5. Penelitian Ilmiah

Pemahaman ruang membantu peneliti geografi dalam merancang penelitian dan menggali fenomena yang terjadi di berbagai wilayah.

Implikasi Pengertian Ruang dalam Geografi

Implikasi dari konsep ruang dalam geografi sangat beragam dan mencakup sejumlah bidang studi, termasuk:

  • Geografi Manusia: Studi tentang populasi, pemukiman, migrasi, dan interaksi sosial dalam konteks geografis.
  • Geografi Fisik: Penelitian mengenai iklim, geomorfologi, ekologi, dan perubahan lingkungan di berbagai wilayah di seluruh dunia.
  • Geografi Ekonomi: Analisis distribusi sumber daya ekonomi, perdagangan internasional, dan perkembangan ekonomi regional.
  • Perencanaan Wilayah dan Perkotaan: Merancang tata ruang wilayah dan perkotaan, serta pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan.
  • Studi Area: Menyelidiki karakteristik dan masalah yang khusus terkait dengan suatu wilayah atau area geografis tertentu.

Konsep Ruang dalam Geografi

1. Ruang absolut

Ruang dalam geografi yang pertama adalah ruang absolut. Dilansir dari Universe Today, ruang absolut adalah ruang sebagai titik referensi mutlak yang tidak bergerak untuk menjaga sistem inersia yang ada di dalamnya. Konsep ruang absolut berarti ruang secara geografis yang tetap, tidak berubah dan hadir sebagai obyek yang independen.

Sehingga pengertian ruang yang didefinisikan oleh lokasi pada garis lintang dan bujur, merupakan pengertian dari ruang absolut. Misalnya ruang kota Jakarta yang terletak dalam 60º 8’ lintang selatan dan 106º 48’ bujur timur.

2. Ruang relatif

Konsep ruang relatif adalah konsep yang mendefinisikan ruang sebagai hubungan antara peritiwa, lokasi, ataupun obyek lain. Artinya ruang bergantung pada obyek lain dan tidak hadir sebagai obyek independen. Contoh ruang relatif pada geografi adalah ruang sosial, ruang ekonomi, dan ruang relasional. Yang semuanya tidak bisa dipandang sebagai ruang absolut karena berhubungan dengan peristiwa lain.

3. Ruang kognitif

Ruang terakhir dalam geografi adalah kognitif. Menurut Sukamal Maity dalam Human Geography (Space) (2019) ruang kognitif didefinisikan dan diukur dalam hal nilai, perasaan, keyakinan, dan persepsi. Sehingga ruang kognitif merupakan ruang yang dikenali atas interaksi manusia dan lingkungannya. Contoh ruang kognitif adalah ruang perilaku, jalan, landmark, dan juga lingkungan.

Konsep Geografi

1. Lokasi

Konsep lokasi membahas tentang letak atau posisi spasial dari objek tertentu di permukaan bumi. Secara umum, lokasi terbagi menjadi dua yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif.

Lokasi absolut adalah letak atau tempat yang dilihat dari garis lintang dan garis bujur. Lokasi absolut keadaannya tetap karena berpedoman pada garis astronomis bumi. Contoh lokasi absolut yaitu letak astronomis Indonesia pada 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT.

Lokasi relatif adalah letak atau tempat yang dilihat dari daerah lain di sekitarnya. Lokasi relatif dapat berganti-ganti sesuai dengan objek yang ada di sekitarnya. Contoh lokasi relatif adalah lokasi geografis negara Indonesia yang terletak di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, serta Benua Asia dan Benua Australia.

2. Jarak

Jarak adalah ruang yang menghubungkan antara dua lokasi atau dua objek. Konsep jarak dibagi menjadi dua, yaitu jarak mutlak dan jarak relatif. Jarak mutlak adalah jarak dua tempat yang diukur berdasarkan garis lurus di udara yang mudah diukur pada peta. Contohnya jarak Jakarta – Malang.

Lalu, jarak relatif bisa dinyatakan pada jarak tempuh, baik yang berkaitan dengan waktu perjalanan yang diperlukan maupun satuan biaya angkutan. Contohnya jarak Jakarta – Malang dengan pesawat adalah 1,5 jam.

3. Keterjangkauan

Konsep geografi ini mengacu pada kemudahan untuk mencapai suatu objek yang dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah. Contohnya, dari Jakarta akan lebih mudah menjangkau kota Padang daripada kepulauan Mentawai.

4. Pola

Konsep ini mengacu pada susunan atau penyebaran fenomena pada ruang muka bumi. Contoh, pola pemukiman penduduk di wilayah pesisir memanjang mengikuti garis pantai.

5. Morfologi

Morfologi menggambarkan perwujudan daratan di muka bumi, yang merupakan hasil proses pengangkatan atau penurunan wilayah melalui proses geologi. Contohnya seperti pulau-pulau, dataran yang luas, pegunungan, dan lembah.

6. Aglomerasi

Konsep geografi ini adalah kecenderungan persebaran yang bersifat mengelompok pada suatu wilayah. Contohnya pemukiman penduduk masyarakat perkotaan, mereka cenderung tinggal mengelompok, sehingga timbul pengelompokan pemukiman seperti daerah elite, daerah kumuh, dan sebagainya.

7. Interaksi dan Interdependensi

Konsep ini berkaitan dengan hubungan timbal balik atau saling ketergantungan antar wilayah. Contohnya hubungan antara desa dan kota. Warga kota membutuhkan makanan dari desa, sedangkan warga desa membutuhkan teknologi dari kota.

8. Nilai Kegunaan

Nilai kegunaan mengacu pada kelebihan yang dimiliki suatu tempat atau wilayah tertentu dan memiliki nilai kegunaan yang berbeda berdasarkan fungsinya. Contohnya, wilayah yang memiliki alam yang indah cocok sebagai daerah wisata.

9. Diferensiasi Area

Diferensiasi area menggambarkan keunikan atau karakteristik antara wilayah satu dengan yang lainnya. Contoh konsep ini misalnya masyarakat yang tinggal di pesisir bekerja sebagai nelayan, sedangkan warga pegunungan biasanya bekerja di kebun atau ladang.

10. Keterkaitan Ruang

Konsep ini menunjukkan tingkat hubungan antar wilayah. Contohnya, daerah hilir mengalami banjir karena pembangunan yang terjadi di daerah hulu.

Simpulan Materi

Dalam geografi, ruang adalah konsep inti yang mengacu pada hubungan antara manusia dan lingkungannya. Ruang terbagi menjadi tiga jenis utama: ruang absolut (lokasi yang tetap berdasarkan koordinat), ruang relatif (lokasi yang bergantung pada hubungan dengan objek lain), dan ruang kognitif (ruang yang dipersepsikan berdasarkan perasaan dan nilai). Konsep ruang ini saling berkaitan dengan sepuluh konsep geografi lainnya, seperti lokasi, jarak, pola, dan keterkaitan ruang, yang membantu kita menganalisis, merencanakan, dan memahami interaksi antara manusia dan lingkungan di permukaan bumi.

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Berikut ini yang merupakan contoh dari ruang absolut adalah…

    A. Ruang sosial

    B. Lokasi Jakarta pada lintang dan bujur

    C. Jalan di sebuah kota

    D. Lingkungan perkotaan

  2. Konsep geografi yang mengacu pada kemudahan untuk mencapai suatu objek yang dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah adalah…

    A. Jarak

    B. Pola

    C. Keterjangkauan

    D. Lokasi

  3. Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh dari konsep diferensiasi area?

    A. Warga desa membutuhkan teknologi dari kota.

    B. Warga pesisir bekerja sebagai nelayan, sedangkan warga pegunungan bekerja sebagai petani.

    C. Pemukiman penduduk di wilayah pesisir memanjang mengikuti garis pantai.

    D. Sebuah wilayah cocok sebagai daerah wisata karena keindahan alamnya.

  4. Konsep geografi yang berkaitan dengan susunan atau penyebaran fenomena pada ruang muka bumi disebut…

    A. Interdependensi

    B. Morfologi

    C. Aglomerasi

    D. Pola

  5. Hubungan timbal balik atau saling ketergantungan antara wilayah satu dengan yang lainnya disebut…

    A. Keterjangkauan

    B. Interaksi dan interdependensi

    C. Aglomerasi

    D. Nilai kegunaan

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan mendasar antara ruang absolut dan ruang relatif dalam konsep geografi.

  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan ruang kognitif dan berikan satu contoh.

  3. Sebutkan tiga manfaat dari pemahaman konsep ruang dalam geografi.

  4. Jelaskan perbedaan antara lokasi absolut dan lokasi relatif. Berikan masing-masing satu contoh.

  5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan konsep aglomerasi dan bagaimana hal itu terlihat dalam pemukiman penduduk perkotaan.

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *