Lompat ke konten
Home » Blog » SMA – GEOGRAFI – Litosfer Dan Pedosfer  

SMA – GEOGRAFI – Litosfer Dan Pedosfer  

Materi :
Litosfer Dan Pedosfer
Sub Materi :
1. Struktur Bumi
2. Jenis-Jenis Tanah
3. Proses Geomorfologi

Pengantar Materi

Litosfer merupakan salah satu lapisan bumi yang terbagi dalam beberapa lapisan juga, lapisan terluar dari litosfer disebut dengan lapisan pedosfer. Berisi beberapa lapisan yang berisi bebatuan, tanah merupakan benda atau bahan alami yang fungsinya sebagai salah satu faktor penting hidupnya tumbuh-tumbuhan di dunia ini.

Struktur Bumi

Struktur Bumi terbagi dalam beberapa lapisan, seperti sebuah bawang. Bumi secara umum terdiri dari beberapa lapisan yaitu bagian paling atas disebut litosfer (bahasa Inggris: crust), lapisan kedua adalah mantel, lapisan ketiga adalah inti luar, dan yang paling bawah adalah inti dalam.

1. Kerak Bumi

Kerak Bumi adalah lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kerak samudera dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5–10 km sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20–70 km. Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basal, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basal.

2. Mantel Bumi

Mantel bumi merupakan lapisan yang menyelubungi inti bumi dan merupakan bagian terbesar dari bagian bumi sekitar 83,2 persen dari volume dan 67,8 persen dari keseluruhan masa bumi. Karena terdiri dari material yang cair, selubung bumi sering disebut sebagai lapisan astenosfer.

3. Inti Bumi

Inti bumi terletak pada kedalaman sekitar 2900 km dari dasar kerak bumi sampai ke pusat bumi. Inti bumi dapat dipisahkan menjadi inti bumi bagian luar dan inti bumi bagian dalam. Inti bagian luar merupakan struktur cair yang terdiri dari besi dan nikel. Inti bagian luar ini berada di kedalaman 2.885-5.144 kilometer.

Jenis-Jenis Tanah

Gambar 1.1. Ilustrasi Jenis-Jenis Tanah

Tanah adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik. Masing-masing jenis tanah memiliki karakteristik dan fungsinya yang berbeda juga.

1. Tanah Vulkanik

Sesuai namanya, tanah vulkanik adalah tanah yang berasal dari aktivitas vulkanik, alias gunung meletus. Tanah vulkanik ini sangat subur dan cocok untuk perkebunan maupun pertanian. Ini karena kandungan unsur hara dan mineralnya sangat tinggi. Tanah vulkanik ini tersebar hampir di seluruh pulau kita, yakni di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, dan Sulawesi.

2. Tanah Aluvial

Tanah aluvial adalah tanah yang berasal dari proses endapan atau sedimentasi. Sedimentasi yang terjadi bisa di daerah sungai, danau, bahkan karena air hujan yang menggenang, loh. Umumnya, tanah aluvial termasuk tanah yang subur. Ini karena unsur hara yang terdapat pada air secara perlahan terserap oleh tanah ini. anah aluvial dapat ditemukan di sekitar sungai Bengawan Solo (Jawa), sekitar sungai Barito dan Kapuas (Kalimantan), dan sekitar sungai Mamberamo (Papua).

3. Tanah Gambut

Tanah gambut adalah tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang setengah membusuk. Tanah gambut dapat ditemukan di daerah rawa dan memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi, drainase yang buruk, dan pada umumnya tidak subur. Tanah gambut di Indonesia bisa dijumpai di daerah pantai barat dan selatan Kalimantan, pantai timur Sumatra, dan pantai selatan Papua.

4. Tanah Humus

Tanah humus adalah tanah yang terbentuk dari tumbuhan yang sudah mengalami pelapukan sempurna. Mirip dengan tanah gambut, tanah humus memiliki warna coklat kehitaman. Bedanya, tanah humus sangat subur dan gembur, serta memiliki kandungan mineral dan zat hara yang tinggi. Umumnya, tanah humus ini dapat ditemukan di daerah yang memiliki banyak batuan pohon dengan daun yang lebat.

5. Tanah Podsol

Tanah podsol adalah tanah yang berasal dari sedimen kuarsa dan terbentuk karena pengaruh suhu yang rendah dan curah hujan yang tinggi. Tanah podsol dapat berwarna kuning, merah, ataupun kuning keabuan. Ciri tanah podsol adalah tanahnya tidak subur, dan bertekstur pasir hingga lempung. Tanah podsol ini tersebar di daerah pegunungan Sumatra, Kalimantan, Maluku, Papua, dan Jawa bagian barat.

6. Tanah Kapur

Tanah kapur adalah tanah yang berasal dari pelapukan batuan kapur. Tanah kapur dapat ditemukan di daerah Indonesia yang kering, seperti sekitar Gunung Kidul, Yogyakarta, dan daerah pegunungan kapur di sekitar Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

7. Tanah Litosol

Tanah litosol adalah tanah yang baru terbentuk karena proses pelapukan yang masih rendah. Ini karena batuan pada tanah ini belum mengalami pelapukan yang sempurna. Karena pelapukannya belum sempurna, tanah ini memiliki tekstur yang beragam, dari halus, berpasir, hingga berkerikil. Tana litosol dapat ditemukan di daerah curam sekitar Jawa Barat, Jawa Tengah, dan NTB.

8. Tanah Latosol

Tanah latosol adalah tanah yang terbentuk karena pelapukan dengan intensitas tinggi. Tanah ini dapat ditemukan di wilayah dengan iklim hutan hujan tropis. Mirip dengan tanah podsol, tanah ini memiliki kandungan besi atau alumunium yang tinggi dan mengalami oksidasi, sehingga warnanya berwarna kemerahan. Tanah latosol dapat ditemukan di Pulau Sumatra, Kalimantan, dan sebagian Pulau Jawa.

9. Tanah Laterit

Tanah laterit adalah tanah yang sebelumnya subur, namun unsur haranya sudah hilang karena larut dan terbawa air hujan. Nah, tadi kan tanah latosol aku bilang hanya subur karena terdapat humus di atasnya, kan. Tanah laterit ini bisa dibilang adalah tanah latosol yang sudah terbilas hujan. Tanah laterit dapat ditemukan di beberapa daerah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.

10. Tanah Mergel

Tanah mergel adalah tanah dari campuran kapur, pasir, dan tanah liat. Tanah ini berwarna putih keabuan dan memiliki kandungan mineral yang tinggi. Sama seperti tanah kapur, tanah ini juga kurang subur, ya. Tanah mergel dapat terbentuk karena curah hujan yang tidak merata. amu dapat menemui tanah mergel di sekitar Gunung Kidul, Kediri, dan Madiun.

Proses Geomorfologi

Gambar 1.2. Ilustrasi Proses Geomorfologi

Proses geomorfologi, yaitu perubahan bentuk permukaan bumi, memiliki hubungan erat dengan mitigasi bencana. Pemahaman tentang proses geomorfologi, seperti erosi, longsor, dan banjir, membantu dalam mengidentifikasi wilayah rawan bencana dan merancang upaya mitigasi yang efektif. Beberapa hubungan geomorfologi dan mitigasi bencana yaitu,

1. Identifikasi Wilayah Rawan Bencana:

Geomorfologi membantu dalam pemetaan wilayah yang rentan terhadap bencana berdasarkan karakteristik fisik seperti lereng, jenis tanah, dan pola drainase.

2. Analisis Risiko Bencana:

Dengan memahami proses geomorfologi, risiko bencana seperti longsor, banjir, dan gerakan tanah dapat dianalisis lebih mendalam.

3. Perencanaan Tata Ruang Berkelanjutan:

Pemahaman geomorfologi penting dalam perencanaan tata ruang, memastikan pembangunan dilakukan di daerah yang aman dan meminimalkan risiko bencana.

4. Penyusunan Strategi Mitigasi:

Hasil analisis geomorfologi dapat digunakan untuk menyusun strategi mitigasi yang tepat, seperti pembangunan infrastruktur yang tahan bencana, sistem peringatan dini, dan program pendidikan masyarakat.

Simpulan Materi

litosfer dan pedosfer adalah bagian-bagian dari struktur bumi dan jenis-jenis tanah. Struktur Bumi terdiri dari lapisan-lapisan seperti kerak bumi, mantel, dan inti bumi. Teks juga menjelaskan berbagai jenis tanah yang ada, seperti tanah vulkanik, tanah aluvial, dan tanah gambut, yang masing-masing memiliki karakteristik dan kesuburan yang berbeda. Selain itu, proses geomorfologi, yaitu perubahan bentuk permukaan bumi, memiliki hubungan erat dengan mitigasi bencana, karena membantu dalam mengidentifikasi wilayah rawan bencana, menganalisis risiko, dan merancang strategi mitigasi yang efektif.

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Berikut ini adalah salah satu lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi kerak samudra dan kerak benua, yaitu…

    a. mantel bumi

    b. inti bumi

    c. litosfer

    d. astenosfer

  2. Berikut ini yang merupakan jenis tanah yang berasal dari aktivitas vulkanik, sangat subur, dan cocok untuk perkebunan adalah…

    a. tanah aluvial

    b. tanah gambut

    c. tanah vulkanik

    d. tanah kapur

  3. Lapisan yang menyelubungi inti bumi dan merupakan bagian terbesar dari bagian bumi adalah…

    a. mantel bumi

    b. inti bumi

    c. kerak bumi

    d. litosfer

  4. Berikut ini yang merupakan tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang setengah membusuk, memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi, dan tidak subur adalah…

    a. tanah humus

    b. tanah gambut

    c. tanah podsol

    d. tanah laterit

  5. Perubahan bentuk permukaan bumi yang memiliki hubungan erat dengan mitigasi bencana adalah…

    a. proses geologi

    b. proses geomorfologi

    c. proses vulkanisme

    d. proses erosi

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan mendasar antara kerak bumi, mantel bumi, dan inti bumi.

  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tanah vulkanik dan tanah aluvial.

  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan proses geomorfologi.

  4. Jelaskan bagaimana pemahaman proses geomorfologi dapat membantu dalam mitigasi bencana.

  5. Apa saja jenis-jenis tanah yang disebutkan?

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *