Lompat ke konten
Home » Blog » SMA – INFORMATIKA – Berpikir Komputasional(Computational Thinking)

SMA – INFORMATIKA – Berpikir Komputasional(Computational Thinking)

Materi :
Berpikir Komputasional(Computational Thinking)
Sub Materi :
1. Computational Thinking
2. Penerapan Computational Thinking

Pengantar Materi

Berpikir komputasional (computational thinking) adalah pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah dengan menggunakan konsep-konsep dan teknik-teknik ilmu komputer, seperti dekomposisi (memecah masalah), abstraksi (memilih informasi penting), pengenalan pola, dan perancangan algoritma (langkah-langkah penyelesaian). Keterampilan ini penting di abad ke-21, tidak hanya bagi ilmuwan komputer tetapi untuk semua orang dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari memecahkan masalah sehari-hari hingga inovasi teknologi.

Computational Thinking

Computational thinking atau pemikiran komputasional merupakan teknik pemecahan masalah yang meniru proses yang dilalui programmer saat menulis program dan algoritma komputer. Proses ini mengharuskan programmer untuk memecahkan masalah dan skenario yang rumit menjadi potongan-potongan kecil yang dapat dipahami sepenuhnya untuk kemudian mengembangkan solusi yang jelas bagi komputer dan manusia. Computational thinking memiliki empat tahapan karakteristik atau teknik dasar yaitu:

1. Dekomposisi atau penguraian

Hal pertama yang dilakukan adalah dekomposisi atau penguraian. Dekomposisi merupakan proses memecah masalah atau tantangan yang rumit menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.

2. Abstraksi atau generalisasi

Tahap selanjutnya adalah abstraksi yaitu mengharuskan pemikir komputasi atau orang yang melakukan computational thinking untuk fokus hanya pada informasi dan elemen paling penting dari masalah, serta mengabaikan hal lain terutama detail yang tidak relevan atau detail yang tidak perlu.

3. Visualisasi atau pengenalan pola

Kemudian, terdapat tahap visualisasi data dan informasi atau pengenalan pola yang melibatkan penyaringan informasi untuk menemukan masalah serupa. Dalam tahap ini, pemikir komputasi mencari kesamaan di antara dan di dalam masalah dan mengidentifikasi pola yang akan membuatnya lebih mudah dalam mengatur data yang pada saatnya dapat membantu pemecahan masalah.

4. Desain atau perancangan algoritma

Lalu, yang terakhir adalah perancangan algoritma. Seperti aturan penulisan pemrograman komputer atau serangkaian instruksi untuk algoritma komputer, computational thinking muncul dengan solusi langkah demi langkah yang dapat diikuti untuk memecahkan masalah. Jika sudah selesai, dapat dilakukan pengujian untuk memastikan bahwa solusi tetap sesuai dengan tujuan.

Penerapan Computational Thinking

Gambar 1.1. Ilustrasi Penerapan Computational Thinking

Computational thinking dapat diterapkan pada beberapa kondisi seperti memikirkan bagaimana cara menumbuhkan kacang hijau menjadi tauge yang dapat dikonsumsi, merakit kastil dengan mainan blok LEGO, ataupun membuat kue cokelat sesuai resep. Hal-hal tersebut dapat dilakukan karena masalah yang ada dipecah menjadi langkah-langkah sederhana dan dikomunikasikan secara jelas dan tepat, sehingga solusi dapat diterapkan.

1. Dekomposisi

Membagi masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.

Contoh: Ketika menghadapi masalah menyusun buku di perpustakaan, dekomposisi berarti memisahkan buku berdasarkan kategori (fiksi, non-fiksi), kemudian memisahkan lagi berdasarkan abjad penulis, dan seterusnya.

2. Pengenalan Pola

Mengidentifikasi kesamaan atau tren dalam setiap bagian masalah atau dalam masalah yang sama di waktu yang berbeda.

Contoh: Mengamati pola penggunaan kantong plastik untuk membawa barang agar dapat mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan.

3. Abstraksi

Memfokuskan pada informasi yang penting dan mengabaikan detail yang tidak perlu untuk menyederhanakan masalah.

Contoh: Dalam membuat jus mangga, abstraksi berarti fokus pada langkah-langkah memotong, menambahkan bahan, dan memblender, tanpa terlalu memperhatikan detail ukuran mangga yang spesifik di setiap potongannya.

4. Algoritma

Merancang serangkaian langkah atau instruksi yang jelas dan logis untuk menyelesaikan masalah.

Contoh: Menuliskan urutan langkah yang tepat untuk membuat kantong plastik dari daun singkong, mulai dari mengambil daun hingga proses finishing.

Simpulan Materi

berpikir komputasional (Computational Thinking) adalah teknik pemecahan masalah yang meniru cara kerja programmer. Teknik ini memiliki empat tahapan dasar: dekomposisi (memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil), abstraksi (memfokuskan pada informasi penting), visualisasi atau pengenalan pola (mengidentifikasi kesamaan masalah), dan desain algoritma (merancang solusi langkah demi langkah). Penerapan berpikir komputasional dapat membantu menyelesaikan berbagai masalah, mulai dari menyusun buku hingga membuat kue, dengan memecah masalah menjadi langkah-langkah sederhana yang mudah diikuti.

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Berikut ini adalah salah satu teknik pemecahan masalah yang meniru proses yang dilalui programmer saat menulis program adalah…

    a. dekomposisi

    b. abstraksi

    c. visualisasi

    d. computational thinking

  2. Berikut ini yang merupakan proses memecah masalah atau tantangan yang rumit menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola adalah…

    a. dekomposisi atau penguraian

    b. abstraksi atau generalisasi

    c. visualisasi atau pengenalan pola

    d. desain atau perancangan algoritma

  3. Menurut teks, salah satu tahapan yang mengharuskan pemikir komputasi untuk fokus hanya pada informasi dan elemen paling penting dari masalah adalah…

    a. visualisasi

    b. abstraksi

    c. dekomposisi

    d. desain

  4. Tahap yang melibatkan penyaringan informasi untuk menemukan masalah serupa dan mencari kesamaan di antara masalah adalah…

    a. dekomposisi

    b. abstraksi

    c. pengenalan pola

    d. algoritma

  5. Merancang serangkaian langkah atau instruksi yang jelas dan logis untuk menyelesaikan masalah adalah…

    a. dekomposisi

    b. abstraksi

    c. pengenalan pola

    d. algoritma

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan mendasar antara tahapan dekomposisi dan abstraksi.

  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan berpikir komputasional (computational thinking).

  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tahapan pengenalan pola dan berikan contohnya.

  4. Jelaskan bagaimana tahapan perancangan algoritma dapat membantu dalam menyelesaikan masalah.

  5. Apa saja empat tahapan dasar dari berpikir komputasional?

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

1 tanggapan pada “SMA – INFORMATIKA – Berpikir Komputasional(Computational Thinking)”

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *