Lompat ke konten
Home » Blog » SMA – KEBUMIAN – Epirogenetik, Lipatan, Kekar, dan Patahan

SMA – KEBUMIAN – Epirogenetik, Lipatan, Kekar, dan Patahan

Materi :
Epirogenetik, Lipatan, Kekar, dan Patahan
Sub Materi :
1. Gerak Epirogenetik
2. Lipatan
3. Kekar (Joint)

Pengantar Materi

Epirogenetik adalah gerakan naik-turun benua yang lambat dan luas, dibagi menjadi positif (daratan turun) dan negatif (daratan naik). Sementara itu, lipatan adalah pergeseran lapisan batuan yang melengkung akibat tekanan horizontal, sedangkan kekar adalah retakan pada batuan tanpa terjadi pergeseran blok. Patahan adalah retakan pada batuan disertai pergeseran blok, akibat tekanan horizontal maupun vertikal.

Gerak Epirogenetik

Kata epirogenetik berasal dari bahasa Yunani yang berarti pembentukan benua. Gerak epirogenetik adalah pergerakan naik atau turunnya permukaan daratan secara perlahan dan dalam jangka waktu yang sangat lama, mencakup area yang luas. Gerakan ini disebabkan oleh gaya tektonik dari dalam Bumi dan dibagi menjadi dua jenis:

1. Epirogenetik Positif

Gerak epirogenetik positif adalah pergerakan turunnya daratan, yang secara visual membuat permukaan air laut terlihat naik. Pergerakan ini disebut positif karena searah dengan gaya gravitasi. Contoh dari fenomena ini pernah terjadi di Kepulauan Maluku dan Banda, Indonesia bagian timur.

2. Epirogenetik Negatif

Gerak epirogenetik negatif adalah pergerakan naiknya daratan, yang membuat permukaan air laut terlihat turun. Disebut negatif karena pergerakan daratan ini berlawanan dengan arah gaya gravitasi. Contoh dari fenomena ini pernah terjadi di Pulau Buton dan Timor.

Lipatan

Lipatan adalah deformasi lapisan batuan yang terjadi akibat tekanan kompresif yang mengubah posisi batuan dari kedudukan awalnya menjadi bentuk lengkungan. Fenomena ini dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk lengkungannya dan juga kedudukan sumbu lipatannya.

1. Klasifikasi Berdasarkan Bentuk Lengkungan

Secara dasar, lipatan dibagi menjadi dua berdasarkan arah lengkungannya:

  • Lipatan Sinklin: Adalah lipatan yang memiliki bentuk cekung ke atas, menyerupai sebuah lembah atau cekungan.
  • Lipatan Antiklin: Adalah lipatan yang memiliki bentuk cembung ke atas, menyerupai sebuah busur atau bukit.
2. Klasifikasi Berdasarkan Sumbu Lipatan

Berdasarkan kedudukan sumbu lipatannya terhadap bidang horizontal, lipatan dapat dibagi menjadi empat jenis utama:

  • Lipatan Tegak (Symetrical Folds): Sumbu lipatan tegak lurus (90°) terhadap permukaan. Kedua sisi atau “sayap” lipatan memiliki kemiringan yang sama, menciptakan bentuk yang simetris.
  • Lipatan Miring (Asymetrical Folds): Sumbu lipatan miring terhadap permukaan. Ini membuat kedua sayap lipatan memiliki kemiringan yang berbeda satu sama lain, menciptakan bentuk yang tidak simetris.
  • Lipatan Menggantung (Overturned Folds): Sumbu lipatan sangat miring (kurang dari 45°). Saking miringnya, salah satu sayap lipatan terlihat “menggantung” atau terbalik di atas sayap lainnya.
  • Lipatan Rebah (Recumbent Folds): Sumbu lipatan hampir sejajar dengan permukaan tanah. Lipatan ini terlihat seperti lapisan batuan yang menumpuk secara horizontal atau “rebah” satu sama lain.
3. Klasifikasi Berdasarkan Bentuk Lipatan

Selain kedudukan sumbu, lipatan juga dapat dikelompokkan berdasarkan bentuknya yang lebih spesifik:

  • Lipatan Paralel: Lipatan yang mempertahankan ketebalan lapisan yang konstan sepanjang lengkungannya.
  • Lipatan Similar: Lipatan dengan jarak antar lapisan yang sejajar dengan sumbu utama, yang berarti lapisan di bagian sayap (limbs) lebih tipis dibandingkan di bagian engsel (hinge) lipatan.
  • Lipatan Disharmonik: Lipatan yang tidak teratur dan tidak konsisten, biasanya terjadi pada batuan yang berbeda komposisi dan kekuatan.
  • Lipatan Ptigmatik: Lipatan yang sangat berbelit-belit atau terlipat-lipat secara rumit, bahkan sering kali terbalik pada sumbunya.
  • Lipatan Chevron: Lipatan yang memiliki sudut tajam dan tegas, dengan sayap yang lurus dan bertemu di sebuah titik.
  • Lipatan Isoklin: Lipatan di mana kedua sayapnya memiliki kemiringan dan arah yang sama, membuat mereka terlihat sejajar satu sama lain.
  • Lipatan Klin Bands: Lipatan bersudut tajam yang dibatasi oleh permukaan datar, biasanya terjadi pada batuan yang lebih tipis.

Kekar (Joint)

Kekar adalah retakan atau rekahan pada batuan yang tidak mengalami pergeseran signifikan pada bidangnya. Kekar terbentuk akibat gaya tektonik maupun non-tektonik dan diklasifikasikan berdasarkan sifat serta gaya yang memengaruhinya.

1. Kekar Tektonik

Kekar tektonik terbentuk akibat gaya-gaya dari dalam Bumi (tektonisme). Jenis-jenisnya dibedakan berdasarkan arah gaya yang bekerja:

  • Kekar Gerus (Shear Joint): Retakan ini terbentuk akibat gaya geser (shear stress). Kekar gerus umumnya muncul dalam pola berpasangan yang saling berpotongan, membentuk sudut lancip terhadap arah gaya utama. Ciri khasnya adalah rekahan yang cenderung tertutup dan sering kali terisi oleh mineral lain.
  • Kekar Tarik (Tension Joint): Retakan ini terbentuk akibat gaya tarik (tensional stress). Kekar tarik berpola sejajar dengan arah gaya utama dan biasanya memiliki rekahan yang terbuka atau menganga.
  • Kekar Lepas (Extension Joint): Kekar ini terbentuk akibat lepasnya beban atau tekanan pada batuan, yang berpola tegak lurus terhadap arah gaya utama. Mirip dengan kekar tarik, jenis ini juga umumnya memiliki rekahan yang terbuka.
2. Kekar Non-Tektonik

Kekar non-tektonik terbentuk oleh proses selain tektonisme, seperti pendinginan atau pelepasan tekanan:

  • Kekar Kolom (Columnar Joint): Kekar ini terbentuk akibat pendinginan dan penyusutan batuan beku yang sangat cepat. Penyusutan ini menyebabkan retakan yang seragam, membentuk kolom-kolom heksagonal atau polygonal yang khas.
  • Kekar Lembaran (Sheeting Joint): Kekar ini adalah serangkaian rekahan yang sejajar dengan permukaan tanah. Kekar ini terbentuk ketika batuan di bawah permukaan mengalami pelepasan tekanan akibat erosi yang menghilangkan lapisan batuan di atasnya. Pelepasan tekanan ini menyebabkan batuan mengembang dan retak dalam lembaran-lembaran.
3. Ciri-ciri Umum Kekar

Secara umum, kekar dicirikan oleh beberapa hal:

  • Bidang kekar memotong bidang perlapisan batuan.
  • Retakan kekar sering kali terisi oleh mineral lain, seperti kalsit atau kuarsa (proses mineralisasi).
  • Kekar dapat membentuk zona hancuran batuan (brecciation).

Kekar membentuk pola garis lurus yang dapat saling berpotongan, memecah batuan besar menjadi blok-blok terpisah

Simpulan Materi

Struktur geologi di permukaan bumi dibentuk oleh gaya tektonik yang menghasilkan Gerak Epirogenetik (naik/turunnya daratan secara perlahan dan luas). Selain itu, tekanan juga menyebabkan Lipatan (deformasi batuan menjadi lengkungan sinklin/antiklin), Kekar (retakan tanpa pergeseran signifikan akibat gaya tarik/geser/lepas), dan Patahan/Sesar (retakan disertai pergeseran massa batuan, seperti sesar turun, naik, atau mendatar), yang meninggalkan ekspresi topografi khas seperti horst, graben, atau gawir sesar.

 

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Gerak epirogenetik yang menyebabkan permukaan daratan bergerak turun, sehingga permukaan air laut terlihat naik, disebut sebagai Gerak Epirogenetik…

    A. Sesar

    B. Negatif

    C. Positif

    D. Rebah

  2. Deformasi lapisan batuan yang terjadi akibat tekanan kompresif dan menghasilkan bentuk lengkungan cembung ke atas, menyerupai sebuah busur atau bukit, disebut…

    A. Kekar Tarik

    B. Lipatan Sinklin

    C. Lipatan Antiklin

    D. Patahan Normal

  3. Retakan pada batuan yang tidak disertai pergeseran signifikan pada bidangnya, dan sering terbentuk akibat gaya tarik (tensional stress), dikenal sebagai…

    A. Sesar Turun

    B. Lipatan Rebah

    C. Gawir Sesar

    D. Kekar (Joint)

  4. Ciri topografi yang berupa bagian blok batuan yang terangkat (Horst) dan bagian blok batuan yang turun (Graben) secara bersamaan adalah hasil dari aktivitas…

    A. Lipatan Isoklin

    B. Kekar Kolom

    C. Patahan/Sesar

    D. Gerak Epirogenetik

  5. Sesar yang terjadi akibat gaya kompresi yang mendorong dua lempeng saling mendekat, di mana blok batuan atas (hanging wall) bergerak naik relatif terhadap blok bawah (footwall), disebut…

    A. Sesar Turun (Normal Fault)

    B. Sesar Naik (Reverse Fault)

    C. Sesar Mendatar Dekstral

    D. Sesar Rebah (Thrust Fault)

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan mendasar antara Gerak Epirogenetik Positif dan Gerak Epirogenetik Negatif dilihat dari arah pergerakan daratan.

  2. Jelaskan perbedaan visual dan struktur antara Lipatan Sinklin dan Lipatan Antiklin.

  3. Jelaskan tiga jenis utama Kekar Tektonik berdasarkan gaya yang memengaruhinya (Gerus, Tarik, dan Lepas).

  4. Jelaskan bagaimana Patahan Mendatar (Strike-slip Fault) dibedakan menjadi Dekstral dan Sinistral berdasarkan pergerakan relatif blok batuan.

  5. Jelaskan secara rinci bagaimana Patahan/Sesar dapat menciptakan fitur topografi berupa gawir sesar (tebing curam) dan mempengaruhi pola aliran air sungai (fitur hidrologi).

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *