Lompat ke konten
Home » Blog » SMA – KEBUMIAN – Gunung, Lembah, Dataran Tinggi

SMA – KEBUMIAN – Gunung, Lembah, Dataran Tinggi

Materi :
Pembentukan Gunung, Lembah, Dan Dataran Tinggi
Sub Materi :
1. Mekanisme Utama Pembentukan Gunung
2. Pembentukan Lembah
3. Pembentukan Dataran Tinggi

Pengantar Materi

Gunung terbentuk dari pergerakan lempeng tektonik yang menyebabkan lipatan, patahan, atau vulkanisme. Lembah terbentuk akibat erosi air dan angin yang mengikis permukaan bumi. Dataran tinggi terbentuk karena pengangkatan kerak bumi akibat aktivitas panas bumi atau vulkanisme, atau akumulasi sedimen.

Mekanisme Utama Pembentukan Gunung

Pembentukan gunung, yang secara geologis dikenal sebagai orogeni (dari bahasa Yunani: oros = gunung, genesis = asal), adalah proses kompleks yang melibatkan pergerakan masif kerak bumi, terutama melalui Tektonik Lempeng.

1. Pegunungan Lipatan (Orogeni Konvergen)

Mekanisme utama ini terjadi di sepanjang batas lempeng konvergen (tempat dua lempeng bertabrakan).

Tabrakan Lempeng Benua-Benua: Ini menghasilkan pegunungan tertinggi di dunia. Ketika dua lempeng benua yang memiliki kepadatan relatif rendah bertabrakan, tidak ada lempeng yang tenggelam (subduksi). Sebaliknya, tekanan kolosal menyebabkan lapisan batuan di kerak bumi menyusut, menebal, dan terlipat secara intens, terangkat tinggi di atas permukaan laut. Contoh klasik adalah Pegunungan Himalaya, yang terbentuk dari tabrakan Lempeng India dan Lempeng Eurasia.

Tabrakan Lempeng Samudra-Benua: Lempeng samudra yang lebih padat tenggelam (subduksi) di bawah lempeng benua. Proses ini memicu pelelehan sebagian di mantel atas, menghasilkan magma yang naik dan membentuk busur gunung berapi di sepanjang tepi benua. Contoh: Pegunungan Andes di Amerika Selatan.

2. Pegunungan Patahan (Fault-Block Mountains)

Jenis pegunungan ini terbentuk akibat pergerakan kerak bumi secara vertikal yang disebabkan oleh gaya regangan (ekstensi) di dalam kerak bumi.

  • Proses: Batuan kerak bumi retak (patahan) di mana blok batuan besar terangkat (horst$) sementara blok di sampingnya merosot (graben**). Blok yang terangkat secara curam tersebut membentuk barisan pegunungan.
  • Contoh: Pegunungan Basin and Range di Amerika Serikat bagian barat.
3. Pegunungan Kubah (Dome Mountains)

Jenis ini terbentuk ketika terjadi aktivitas magma intrusif yang mendorong lapisan batuan di atasnya ke atas, tetapi magma tersebut tidak sampai meletus ke permukaan.

  • Proses: Batuan di atas didorong ke atas dalam bentuk kubah yang besar dan bulat. Seiring waktu, lapisan atas terkikis, memperlihatkan batuan inti yang lebih keras di bawahnya.
  • Contoh: Black Hills di South Dakota, AS.
  1. Pegunungan Vulkanik (Volcanic Mountains)

Pegunungan ini terbentuk langsung dari aktivitas vulkanisme (gunung berapi).

  • Proses: Magma yang meletus ke permukaan sebagai lava, abu, dan material vulkanik lainnya menumpuk seiring waktu, membentuk kerucut atau kubah gunung berapi yang besar dan menjulang.
  • Contoh: Gunung Fuji di Jepang atau sebagian besar busur vulkanik di Indonesia.

Pembentukan Lembah

Lembah adalah depresi atau cekungan memanjang di permukaan bumi yang umumnya memiliki aliran air atau gletser yang mengalir melaluinya. Pembentukannya didominasi oleh proses erosi, namun struktur geologis dan aktivitas tektonik juga memainkan peran penting.

1. Peran Utama Erosi dan Agen Pengikis

Pembentukan lembah adalah hasil dari energi kinetik air, es, atau angin yang secara perlahan mengikis dan memindahkan material batuan dan tanah.

  • Erosi Sungai (Fluvial): Aliran air sungai adalah agen pembentuk lembah paling umum. Sungai yang mengalir dari daerah yang lebih tinggi (seperti pegunungan) akan mengikis batuan di dasar dan sisi-sisinya (erosi vertikal dan lateral). Di hulu atau daerah pegunungan, erosi vertikal lebih dominan, menciptakan lembah yang dalam dengan penampang berbentuk “V” . Di hilir atau dataran rendah, erosi lateral lebih kuat, melebarkan dasar lembah menjadi bentuk “U” yang lebih landai.

Erosi Gletser (Glasial): Gletser (lapisan es yang bergerak lambat) sangat kuat dalam mengikis batuan. Es yang bergerak tidak hanya mengikis dasar lembah tetapi juga sisi-sisinya, menciptakan lembah yang lebar, dalam, dan berpenampang khas berbentuk “U”  dengan dinding yang curam.

2. Faktor Tambahan dalam Pembentukan Lembah

Selain erosi, struktur batuan dan pergerakan lempeng turut menentukan di mana dan bagaimana lembah terbentuk.

  • Pelapukan: Sebelum erosi dapat memindahkan material, pelapukan (fisik, kimia, atau biologis) melemahkan dan menghancurkan batuan induk, membuatnya rentan terhadap pengikisan.
  • Struktur Geologis: Batuan yang lebih lunak atau lapisan batuan yang retak dan patah akan lebih cepat terkikis, sehingga arah aliran lembah sering mengikuti zona kelemahan batuan.
  • Aktivitas Tektonik (Lembah Patahan): Beberapa lembah terbentuk bukan hanya karena erosi, tetapi karena pergerakan lempeng. Lembah Rift (Patahan) terbentuk ketika lempeng benua bergerak saling menjauh (divergen), menyebabkan blok kerak bumi di tengah merosot ke bawah (graben), menciptakan lembah yang sangat besar dan memanjang. Contoh: Lembah Celah Besar Afrika.

Pembentukan Dataran Tinggi

Dataran tinggi, atau plato, adalah area lahan yang luas dan datar yang terangkat secara signifikan di atas daerah sekitarnya, seringkali dengan lereng curam di satu atau lebih sisi. Pembentukannya melibatkan berbagai proses geologis.

1. Pengangkatan Tektonik (Uplift)

Ini adalah mekanisme utama untuk banyak dataran tinggi besar.

Pergerakan lempeng tektonik dapat menyebabkan area kerak bumi yang luas terangkat secara perlahan dalam skala waktu geologis yang sangat panjang. Pengangkatan ini sering kali terjadi karena tekanan konvergen (tabrakan) antar lempeng yang mengangkat seluruh wilayah, atau karena aktivitas mantel bumi yang mendorong kerak dari bawah. Berbeda dengan pembentukan gunung lipatan yang sangat intens, pengangkatan ini lebih cenderung mengangkat blok besar kerak secara lebih seragam.

Contoh: Dataran Tinggi Tibet dan Altiplano di Amerika Selatan terbentuk akibat tabrakan lempeng benua yang mengangkat area tersebut.

2. Aktivitas Vulkanik (Lava Plateau/Flood Basalts)

Dataran tinggi juga dapat terbentuk dari aliran lava. Letusan gunung berapi yang sangat besar dan efusif dapat mengeluarkan volume lava yang sangat banyak dan cair. Lava ini menyebar secara horizontal menutupi area yang luas, membentuk lapisan-lapisan tipis yang kemudian mendingin dan mengeras. Proses ini dapat berulang selama jutaan tahun, menumpuk lapisan lava yang tebal dan menciptakan dataran tinggi yang luas dan relatif datar.

Contoh: Dataran Tinggi Columbia di Amerika Serikat bagian barat laut dan Dataran Tinggi Dekkan di India.

3. Ekspansi Termal

Meskipun tidak seumum pengangkatan tektonik atau vulkanik, pemanasan kerak bumi juga dapat menyebabkan pengangkatan. Pemanasan anomali di mantel bumi (misalnya, di atas plume mantel) dapat menyebabkan kerak di atasnya memuai dan mengembang secara termal. Pemuaian ini mengangkat seluruh wilayah ke ketinggian yang lebih tinggi, membentuk dataran tinggi.

Contoh: Dataran Tinggi Ethiopia diduga sebagian terbentuk melalui mekanisme ini, di mana aktivitas plume mantel mengangkat area tersebut.

4. Erosi (Dataran Tinggi yang Terbedah - Dissected Plateaus)

Erosi berperan dalam memodifikasi dan kadang-kadang mendefinisikan dataran tinggi. Ketika sebuah dataran tinggi telah terangkat, entah itu melalui tektonik atau akumulasi vulkanik, air (sungai), angin, dan gletser mulai mengikisnya. Erosi yang kuat dan dalam, terutama oleh sungai, dapat memotong lembah-lembah dan ngarai yang dalam ke dalam dataran tinggi, menciptakan fitur-fitur seperti mesa (dataran tinggi beratap datar yang terisolasi) dan butte (lebih kecil dari mesa). Meskipun erosi mengurangi massa daratan, ia juga yang membentuk topografi dissected plateau yang khas.

Contoh: Dataran Tinggi Colorado dengan Grand Canyon-nya adalah contoh klasik dari dataran tinggi yang telah sangat terbedah oleh erosi.

Simpulan Materi

Pembentukan bentang alam utama di permukaan Bumi didorong oleh gaya tektonik dan erosi. Gunung (Orogeni) terbentuk terutama melalui tumbukan lempeng (lipatan, seperti Himalaya) atau gaya regangan (patahan, seperti Basin and Range), serta aktivitas vulkanik. Lembah terbentuk dominan oleh erosi sungai (bentuk “V”) atau gletser (bentuk “U”), atau melalui aktivitas tektonik sebagai lembah patahan (graben). Sementara itu, Dataran Tinggi (Plato) terbentuk melalui pengangkatan tektonik regional (misalnya Dataran Tinggi Tibet), penumpukan lava vulkanik, atau ekspansi termal dari mantel.

 

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

  1. Proses geologis yang menjelaskan pembentukan gunung akibat pergerakan masif kerak bumi, yang sering disebut juga sebagai orogeni, adalah…

    A. Epirogenetik

    B. Metamorfisme

    C. Diagenesis

    D. Tektonik Lempeng

  2. Lembah yang memiliki penampang melintang khas berbentuk “V” dan terbentuk di daerah hulu dengan erosi vertikal yang dominan adalah hasil dari agen pengikis…

    A. Gletser

    B. Angin

    C. Erosi Sungai (Fluvial)

    D. Ombak Laut

  3. Mekanisme pembentukan Pegunungan Patahan (Fault-Block Mountains) melibatkan gaya regangan (ekstensi) yang menyebabkan blok batuan terangkat dan merosot. Blok batuan yang terangkat secara curam disebut…

    A. Graben

    B. Horst

    C. Sinklin

    D. Gawir

  4. Dataran tinggi (Plato) yang terbentuk karena adanya aktivitas magma intrusif yang mendorong lapisan batuan di atasnya ke atas dalam bentuk kubah yang besar dan bulat, disebut…

    A. Pegunungan Kubah (Dome Mountains)

    B. Dataran Tinggi Vulkanik (Lava Plateau)

    C. Dataran Tinggi Terbedah (Dissected Plateau)

    D. Pegunungan Lipatan

  5. Proses Subduksi dalam tumbukan lempeng Samudra-Benua memiliki dampak spesifik berupa terbentuknya busur gunung berapi dan pegunungan di sepanjang tepi benua, karena…

    A. Kedua lempeng memiliki kepadatan yang sama dan saling terlipat.

    B. Lempeng samudra yang tenggelam meleleh, menghasilkan magma yang naik.

    C. Gesekan horizontal menyebabkan gempa bumi dangkal.

    D. Lempeng benua ditarik menjauh oleh slab pull.

Soal Essay

  1. Jelaskan perbedaan mendasar dalam pembentukan antara Pegunungan Lipatan dan Pegunungan Vulkanik.

  2. Jelaskan mengapa Lembah Patahan (Rift Valley) diklasifikasikan sebagai fitur tektonik, bukan hanya erosi, dan sebutkan jenis pergerakan lempeng yang menyebabkannya.

  3. Jelaskan bagaimana proses Erosi Sungai (Fluvial) di daerah hulu dapat menciptakan bentuk lembah yang berbeda secara signifikan (berbentuk “V”) dibandingkan dengan lembah yang terbentuk akibat Erosi Gletser (berbentuk “U”).

  4. Jelaskan mengapa tabrakan Lempeng Benua-Benua menghasilkan pegunungan yang sangat tinggi (seperti Himalaya), sementara tumbukan Samudra-Benua menghasilkan busur vulkanik.

  5. Jelaskan dua mekanisme berbeda yang dapat menghasilkan Dataran Tinggi (Plato) berdasarkan proses geologis yang dominan (yaitu, Pengangkatan Tektonik dan Aktivitas Vulkanik), dan berikan contoh ciri khas masing-masing.

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *