Gejala sosial merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada masyarakat yang menyangkut dengan nilai-nilai sosial serta moral.
Gejala sosial dapat menciptakan gesekan pada masyarakat serta bisa memicu terjadinya perubahan sosial. Gejala ini bisa menimbulkan dampak positif juga dampak negatif. Pastinya jangan selalu memikirkan dampak yang negatif saja, semua pasti ada kurang ada juga lebihnya.
Berikut ini kita akan membahas tentang dampak positif juga dampak negatif dari gejala sosial.
Dampak Positif Gejala Sosial
Gejala sosial bisa menimbulkan beberapa dampak positif bagi masyarakat, diantaranya yaitu sebagai berikut ini :
Potensi munculnya nilai dan norma baru
Gejala sosial dapat menjadi penanda bahwa adanya nilai serta norma masyarakat yang telah ketinggalan zaman. Dimana artinya, nilai dan norma yang sudah ada sebelumnya telah tidak lagi menjawab kebutuhan yang terdapat pada tengah masyarakat, dengan kata lainnya, sudah tidak kontekstual. hingga, munculnya gejala sosial yang diharapkan supaya bisa membantu untuk memunculkan nilai dan norma baru yang sesuai pada perkembangan zaman.
Adanya upaya mewujudkan kesetaraan gender
Perkembangan zaman yang terdapat pada masyarakat akan meningkatkan kesadaran bahwa laki-laki juga perempuan mempunyai hak asasi yang sama sebagai manusia. Hal ini sudah jelas adalah pertanda yang baik dikarenakan dengan adanya kesetaraan gender, tidak akan ada lagi istilah ketimpangan atau judgement dari lingkungan tentang suatu gender tertentu.
Adanya diferensiasi struktural
Diferensiasi struktural ini mengacu pada berkembangnya dari beberapa lembaga sosial terbaru. Berbagai macam kebutuhan yang ada di masyarakat yang semakin kompleks pastinya membutuhkan sebuah wadah serta lembaga baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Tingkat pendidikan formal semakin tinggi dan merata
Gejala sosial yang sudah berhasil diatasi akan membawakan pemahaman tentang “pendidikan itu penting”. berakibat bahwa, masyarakat akan lebih aware tentang pendidikan serta berusaha guna mendapatkan sebuah akses pendidikan, khususnya pendidikan formal, yang lebih baik lagi.
Meningkatnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
Seiring pada peningkatan dengan kebutuhan akan pendidikan, akan bermunculan berbagai penelitian ilmiah tentang gejala sosial yang sudah terjadi dan semakin menyadarkan masyarakat tentang pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan tentang berbagai penemuan, mengetahui tentang apa yang sesungguhnya terjadi pada tengah masyarakat melewati penelitian sosial, untuk meningkatkan taraf hidup.
Berkembangnya industrialisasi
Pada saat masyarakat telah mendapatkan sebuah pendidikan yang baik, produktivitas masyarakat pun juga akan ikut meningkat dengan sendirinya. Hal tersebut akan mengakibatkan industri-industri semakin berkembang menjadi lebih baik.
Kesadaran politik semakin tinggi
Masyarakat yang telah terdidik pada umumnya akan menyadari bahwa pentingnya kontribusi pada setiap individu dalam praktek politik. Tingginya kesadaran politik ini telah ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam politik praktis.
Perlindungan terhadap kebebasan dalam kehidupan beragama
Gejala sosial akan memberikan pelajaran pada masyarakat tentang pentingnya hidup berdampingan serta saling menghormati keanekaragaman. Dengan begitu, diharapkan dengan munculnya kerukunan diantara umat beragama yang berujung dengan terwujudnya kebebasan beragama secara hakiki.
Dampak Negatif Gejala Sosial
Selain adanya dampak positif, gejala sosial juga memiliki beberapa dampak negatif pada masyarakat, diantaranya sebagai berikut:
Terjadi kerusakan alam di berbagai wilayah
Gejala sosial bisa menimbulkan kekacauan pada masyarakat. Hal tersebut bisa mengakibatkan banyak warga yang mengambil sumber daya dari alam yang berlebihan, atau bahkan bisa saja dengan sengaja untuk merusak alam. Misalnya seperti yang baru-baru ini telah terjadi, banyak kebun pohon pisang yang telah rusak di beberapa wilayah dikarenakan oleh ulah remaja-remaja di berbagai wilayah yang ikut serta membuat video mereka viral dengan memukul pohon pisang hingga tumbang.
Terjadi penyimpangan sosial di tengah masyarakat
Bisa juga dengan menimbulkan terjadinya perilaku yang menyimpang atau biasa disebut juga dengan penyimpangan sosial. Misalnya, dengan tingginya tingkat kemiskinan bisa menyebabkan banyak kasus tentang pencurian. Selain itu ada juga kurangnya akses tentang pendidikan bisa menyebabkan kenakalan remaja dan tindakan asusila.
Meningkatnya konflik yang mengarah kepada kekerasan di tengah masyarakat
Konflik sosial yang dimaksud bisa tentang tawuran, perebutan wilayah kekuasaan, perebutan daerah sumber daya alam, dan banyak lagi. Beberapa konflik sosial ini bisa disebabkan oleh gejala sosial misalnya kemiskinan, meningginya tingkat pengangguran, serta kurangnya SDM juga SDA yang berkualitas di suatu wilayah.
Meningkatnya kriminalitas di masyarakat
Sama dengan yang telah dibahas pada sebelumnya, gejala sosial yang berupa kemiskinan bisa memicu terjadinya kesenjangan diantara kelas sosial. Tidak berhenti sampai di sana saja, kemiskinan juga bisa memicu terjadinya tindak kriminal pada masyarakat, seperti pencurian, penjambretan, dan bahkan pembunuhan hanya untuk mendapatkan warisan.
Soal soal :
- Suatu kondisi yang tidak sesuai antara harapan dan kenyataan didefinisikan sebagai…
A. Ketidakadilan
B. Konflik sosial
C. Masalah
D. Hambatan
E. Tantangan - Kriteria yang menentukan apakah suatu masalah dianggap sebagai masalah sosial tergantung pada…
A. Akibatnya bagi ketertiban
B. Tingkat kesejahteraan masyarakat
C. Sumber masalah
D. Nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat
E. Penyelesaian masalahnya - Berikut ini yang tidak termasuk masalah sosial yaitu…
A. Konflik
B. Kemiskinan
C. Prestasi remaja
D. Tawuran remaja
E. Kejahatan - Masalah sosial seperti kemiskinan dan pengangguran disebut masalah sosial dilihat dari faktor…
A. Ekonomi
B. Psikologis
C. Budaya
D. Sosiologis
E. Biologis - Ketika seseorang mengetahui dan membeli barang hasil mencuri merupakan salah satu contoh dari tindakan kriminal yaitu…
A. Penggelapan
B. Pencurian
C. Pemalsuan
D. Penipuan
E. Penadahan