Lompat ke konten
Home » Blog » SMP – PPKN – Perumusan Dan Penetapan Pancasila

SMP – PPKN – Perumusan Dan Penetapan Pancasila

Materi :
Perumusan Dan Penetapan Pancasila
Sub Materi :
1. Latar Belakang Lahirnya Pancasila
2. Sejarah Perumusan Pancasila
3.Perumusan Piagam Jakarta
4. Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara
5. Peran Tokoh-Tokoh dalam Perumusan Pancasila
6. Makna Penting Perumusan dan Penetapan Pancasila

Pengantar Materi

Perumusan dan penetapan Pancasila adalah proses sejarah yang melibatkan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) untuk menghasilkan dasar negara, yang diakhiri dengan pengesahan Pancasila sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945 dalam sidang PPKI, yang tercantum dalam Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945. Proses ini melibatkan usulan dari tokoh seperti Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo, serta penyempurnaan melalui Panitia Sembilan yang menghasilkan Piagam Jakarta, sebelum akhirnya ditetapkan menjadi Pancasila yang dikenal saat ini.

Latar Belakang Lahirnya Pancasila

  1. Kondisi Bangsa Indonesia sebelum Kemerdekaan

Sebelum Indonesia merdeka, bangsa Indonesia berada di bawah penjajahan bangsa asing dalam waktu yang sangat lama. Penjajahan menyebabkan penderitaan rakyat dan mendorong munculnya kesadaran nasional untuk bersatu serta memperjuangkan kemerdekaan. Dalam proses menuju kemerdekaan, para tokoh bangsa menyadari pentingnya dasar negara sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  1. Kebutuhan Akan Dasar Negara

Dasar negara diperlukan untuk:

  • Menjadi pedoman penyelenggaraan negara
  • Menyatukan berbagai perbedaan suku, agama, budaya, dan golongan
  • Menjadi cita-cita bersama bangsa Indonesia
  • Menjadi landasan hukum dan moral bangsa

Sejarah Perumusan Pancasila

1. Pembentukan BPUPKI

BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945. BPUPKI bertugas menyelidiki dan mempersiapkan hal-hal penting terkait pembentukan negara Indonesia merdeka, termasuk merumuskan dasar negara.

2. Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1945)

Sidang pertama BPUPKI membahas rumusan dasar negara Indonesia. Dalam sidang ini, beberapa tokoh menyampaikan gagasan mengenai dasar negara.

A. Usulan Mohammad Yamin (29 Mei 1945)

Mohammad Yamin mengemukakan lima asas dasar negara, yaitu:

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

B. Usulan Soepomo (31 Mei 1945)

Soepomo mengusulkan dasar negara yang menekankan persatuan dan sistem negara integralistik, dengan asas:

  • Persatuan
  • Kekeluargaan
  • Keseimbangan lahir dan batin
  • Musyawarah
  • Keadilan rakyat

C. Usulan Ir. Soekarno (1 Juni 1945)

Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang memperkenalkan istilah Pancasila, yang terdiri dari:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan yang Berkebudayaan

Tanggal 1 Juni 1945 kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Perumusan Piagam Jakarta

  1. Pembentukan Panitia Sembilan

Setelah sidang pertama BPUPKI, dibentuk Panitia Sembilan untuk merumuskan dasar negara yang dapat diterima semua golongan. Panitia ini terdiri dari sembilan tokoh nasional.

  1. Isi Piagam Jakarta

Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menghasilkan rumusan dasar negara yang dikenal sebagai Piagam Jakarta. Rumusan sila pertamanya berbunyi:

“Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”

Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara

  1. Perubahan Rumusan Sila Pertama

Demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, rumusan sila pertama dalam Piagam Jakarta diubah menjadi:

“Ketuhanan Yang Maha Esa.”

Perubahan ini dilakukan untuk menghormati keberagaman agama di Indonesia.

  1. Sidang PPKI (18 Agustus 1945)

PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) mengadakan sidang pada 18 Agustus 1945 dan menetapkan:

  • Pancasila sebagai dasar negara
  • Undang-Undang Dasar 1945
  • Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia

Sejak saat itu, Pancasila secara sah dan resmi menjadi dasar negara Republik Indonesia.

Peran Tokoh-Tokoh dalam Perumusan Pancasila

Beberapa tokoh penting dalam perumusan dan penetapan Pancasila antara lain:

  • Ir. Soekarno – penggagas istilah Pancasila
  • Mohammad Yamin – pengusul konsep dasar negara
  • Soepomo – perumus konsep negara integralistik
  • Mohammad Hatta – penghubung dan penyeimbang kepentingan golongan
  • Tokoh Panitia Sembilan – perumus Piagam Jakarta

Makna Penting Perumusan dan Penetapan Pancasila

Perumusan dan penetapan Pancasila memiliki makna penting, yaitu:

  • Menjadi identitas dan jati diri bangsa Indonesia
  • Menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara
  • Menjadi alat pemersatu bangsa
  • Menjadi sumber dari segala sumber hukum negara

Simpulan Materi

Latihan Soal

Soal Pilihan Ganda

1. Perhatikan pernyataan berikut yang berkaitan dengan latar belakang lahirnya Pancasila.
(1) Penjajahan bangsa asing mendorong munculnya kesadaran nasional bangsa Indonesia.
(2) Dasar negara diperlukan untuk menyatukan keberagaman bangsa Indonesia.
(3) Pancasila lahir tanpa melalui proses perdebatan di antara para tokoh bangsa.
(4) Dasar negara berfungsi sebagai pedoman dan landasan moral dalam kehidupan bernegara.

Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor …
A. (1) dan (2)
B. (1), (2), dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (1), (3), dan (4)


2. BPUPKI memiliki peran penting dalam sejarah perumusan Pancasila. Pernyataan yang paling tepat mengenai BPUPKI adalah …
A. BPUPKI bertugas mengesahkan Pancasila sebagai dasar negara
B. BPUPKI dibentuk setelah Indonesia merdeka
C. BPUPKI membahas hal-hal penting terkait persiapan kemerdekaan, termasuk dasar negara
D. BPUPKI hanya membahas pembentukan kabinet pertama
E. BPUPKI tidak melibatkan tokoh-tokoh nasional Indonesia


3. Perhatikan pernyataan berikut tentang usulan dasar negara pada sidang pertama BPUPKI.
(1) Mohammad Yamin mengusulkan asas Peri Kebangsaan dan Kesejahteraan Rakyat.
(2) Soepomo menekankan konsep negara integralistik dan kekeluargaan.
(3) Ir. Soekarno memperkenalkan istilah Pancasila pada tanggal 22 Juni 1945.
(4) Usulan dasar negara menunjukkan adanya perbedaan pandangan para tokoh bangsa.

Kombinasi pernyataan yang benar adalah …
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (1), (2), dan (4)
E. (2), (3), dan (4)


4. Perubahan rumusan sila pertama dalam Piagam Jakarta menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” menunjukkan bahwa para pendiri bangsa …
A. mengabaikan peran agama dalam kehidupan bernegara
B. lebih mementingkan kepentingan golongan tertentu
C. mengutamakan persatuan dan keutuhan bangsa
D. menolak hasil kerja Panitia Sembilan
E. menghilangkan nilai ketuhanan dalam Pancasila


5. Perhatikan pernyataan berikut terkait penetapan Pancasila.
(1) Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara melalui sidang PPKI.
(2) Penetapan Pancasila dilakukan sebelum Proklamasi Kemerdekaan.
(3) Sidang PPKI menetapkan UUD 1945 dan Presiden serta Wakil Presiden.
(4) Pancasila menjadi sumber dari segala sumber hukum negara.

Pernyataan yang salah ditunjukkan oleh nomor …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (1) dan (3)

Soal Essay

1. Jelaskan latar belakang lahirnya Pancasila dengan mengaitkan kondisi bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan dan kebutuhan akan dasar negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. Uraikan peran BPUPKI dalam proses perumusan Pancasila serta jelaskan mengapa sidang pertama BPUPKI menjadi sangat penting dalam sejarah Indonesia.

3. Bandingkan usulan dasar negara yang disampaikan oleh Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno. Jelaskan persamaan dan perbedaan dari ketiga usulan tersebut.

4. Jelaskan proses lahirnya Piagam Jakarta dan alasan perubahan rumusan sila pertama. Mengapa perubahan tersebut dianggap sebagai keputusan yang sangat penting bagi persatuan bangsa Indonesia?

5. Jelaskan makna penting penetapan Pancasila sebagai dasar negara bagi kehidupan berbangsa dan bernegara hingga saat ini.

Ingin Kembangkan Prestasi dan Kemampuanmu?

Yuk! Ikutan kompetisi online gratis dan terpercaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Profesional dan terdaftar di SIMT PUSPRESNAS berikut ini:

Mengapa Harus Daftar Kompetisi Kami?

Selain terdaftar di SIMT KURASI PUSPRESNAS, kami juga memiliki banyak keunggulan:

Pendaftaran Gratis

Pendaftaran Kompetisi dan Olimpiade GRATIS tanpa syarat apapun.

Apresiasi Juara Gratis

Apresiasi juara juga GRATIS tanpa perlu membayar klaim hingga ratusan ribu loh.

Beasiswa hingga Kuliah

Tersedia Beasiswa Khusus Alumni yang diberikan hingga kuliah loh!.

Pendukung Japres & SNBP

Piagam bisa digunakan untuk Jalur Prestasi, Beasiswa dan SNBP loh.

Sudah Ribuan Alumni

Sudah diikuti banyak alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dikelola secara Syariah

Pengelolaan hadiah dan apresiasi dikelola secara terpisah dan sesuai syariah.

Bantuan Kurasi Prestasi

Tersedia layanan bantuan dan panduan kurasi prestasi peserta loh.

Legalitas Terjamin

Lembaga penyelenggara telah terdaftar di kementerian dan SIMT Kurasi.

Tunggu apalagi? Ingin kejar tiket SPMB Jalur Prestasi atau SNBP di tahun depan? segera gabung dan daftarkan dirimu sekarang juga!. Prestasi itu tidak ada yang instan loh! Mulai dan persiapkan versi terbaikmu mulai dari sekarang juga!.

Alur Kurasi

Informasi Alur Kurasi Prestasi dan Informasi Penting

Pusat Data

Pusat Data alumni dan peserta setiap tahun dalam grafik

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *